(KM/SAFIRA NUR LAILY) RAMPUNG: Salah satu gerai KDKMP di Pamekasan nan pengerjaannya sudah selesai.KABAR MADURA | Pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pamekasan belum sepenuhnya rampung. Dari total 189 desa/kelurahan di Kota Gerbang Salam, tetap terdapat 8 gerai nan pembangunannya belum dimulai.
Humas Kodim Pamekasan, Dadang Darmawanto, mengatakan, 8 gerai itu tetap dalam tahap pemetaan dan persiapan lahan. Sejumlah persyaratan kudu dipenuhi sebelum proses pembangunan dapat dilakukan.
“Sisanya tetap soal manajemen lahan. Persyaratannya, mencakup luas lahan nan minimal 20 x 30 meter, lahan kudu berstatus TKD, dan kudu melalui Musrenbang Desa,” ujarnya, Selasa (1/9/2026).
Sementara itu, dari 181 gerai nan telah masuk tahap pengerjaan, sebanyak 156 koperasi telah menyelesaikan pembangunan secara keseluruhan. Sedangkan 25 gerai lainnya tetap dalam proses penyelesaian gedung.
“Progresnya sudah 70 persen. Tinggal finishing. Target selesai Oktober, lantaran dari pusat, 2026 itu kudu sudah selesai,” tambahnya.
Dadang menjelaskan, dari 156 gerai nan telah rampung, sebanyak 75 KDKMP diproyeksikan bakal diresmikan secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Namun, hingga sekarang pihaknya belum menerima petunjuk mengenai agenda pasti penyelenggaraan launching tersebut.
Dia berharap, keberadaan KDKMP nantinya bisa menggerakkan perekonomian masyarakat desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
“Ukuran nan siap di-launching diukur dari kesiapan gerai, stan, kendaraan dan lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Pamekasan, Moh. Faridi, mengatakan, meski program KDKMP bukan merupakan kewenangan pelaksana maupun legislatif daerah, pihaknya tetap mendorong agar program nasional itu bisa memberikan akibat ekonomi nan lebih luas bagi masyarakat.
“Setiap kebijakan alias program mempunyai akibat negatif dan positifnya, termasuk KDKMP,” jelasnya. (nur/zul)

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·