(DINSOS PAMEKASAN/KM) PENYERAHAN BLT: Bupati Pamekasan Kholilurrahman menyerahkan support secara simbolis kepada pekerja pabrik rokok di CV Jawara Internasional Jaya, Kamis (24/9/2026). KABAR MADURA | Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2026 kepada pekerja pabrik rokok legal nan terdaftar di Bea Cukai.
Penyaluran support tersebut berjalan mulai 23 September hingga 3 Oktober 2026. Mayoritas support diberikan secara tunai melalui Bank Jatim di masing-masing pabrik tempat para penerima bekerja.
Kepala Dinsos Pamekasan, Herman Hidayat Santoso, mengatakan, jumlah penerima BLT DBHCHT dari segmen pekerja pabrik rokok pada 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025 lalu, penerima BLT DBHCHT tercatat sekitar 4 ribu buruh. Sementara pada tahun ini, jumlah itu meningkat menjadi 5.395 penerima nan berasal dari 68 perusahaan rokok.
“Tahun ini ada peningkatan jumlah penerima dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap Herman, Jumat (25/9/2026).
Menurut Herman, peningkatan jumlah penerima itu tidak lepas dari peran perusahaan rokok nan mengusulkan para pekerjanya untuk mendapatkan bantuan. Dia pun mengapresiasi para pemilik perusahaan nan telah memperhatikan kesejahteraan buruhnya.
“Saya sangat mengapresiasi para owner perusahaan rokok nan sudah mengusulkan pekerjanya untuk mendapatkan BLT DBHCHT,” tambahnya.
Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman turut menyerahkan support secara simbolis kepada pekerja pabrik rokok di CV Jawara Internasional Jaya pada Kamis, 24 September 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Kholil menekankan pentingnya kepedulian bumi upaya terhadap pekerja dan masyarakat. Menurutnya, kepedulian itu perlu melangkah beriringan dengan kepatuhan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya kepada negara.
Dia juga berpesan agar support nan diterima para pekerja dimanfaatkan secara bijak dan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan nan betul-betul penting.
“Pesan saya kepada penerima BLT, pertama kudu bersyukur. Kemudian manfaatkan biaya nan mini itu secara maksimal. Artinya, jangan dihambur-hamburkan,” tegasnya. (nur/zul)

58 menit yang lalu
1









English (US) ·
Indonesian (ID) ·