SUMENEP, koranmadura.com – Anggota DPRD Sumenep asal kepulauan, Hosnan Abrory, mendorong pemerintah wilayah agar pembangunan jalan di Pulau Sapudi dan Pulau Raas dapat terus ditingkatkan sehingga tidak tertinggal dari wilayah lain.
Menurut wakil rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) VII itu, peningkatan jalan di wilayah kepulauan perlu dimaksimalkan agar kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan nan layak dapat terpenuhi.
Untuk itu, sambung Hosnan, pemerintah wilayah perlu menyiapkan sarana pendukung untuk memperlancar pembangunan di wilayah kepulauan.
“Kami bakal terus berupaya agar mulai 2027 AMP bisa berdiri di Pulau Sapudi. Dengan begitu, pembangunan jalan di Sapudi bisa menggunakan hotmix dan kualitas jalannya nantinya bisa sama seperti jalan di daratan,” katanya, Selasa, 29 September 2026.
Menurutnya, keberadaan Asphalt Mixing Plant (AMP) di Pulau Sapudi dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi hambatan pengedaran material aspal dari daratan ke wilayah kepulauan.
Dengan adanya akomodasi tersebut, proses pembangunan maupun pemeliharaan jalan di Sapudi diharapkan dapat dilakukan lebih efektif dan tidak terlalu berjuntai pada pengiriman material dari daratan.
Jalan Raas Diusulkan Menggunakan Beton
Sementara untuk Pulau Raas, Ketua Fraksi PDI Perjuangan itu mengusulkan agar pembangunan jalannya menggunakan bangunan beton alias cor, disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan prasarana di wilayah tersebut.
“Untuk di Raas, kami sorong agar pakai jalan cor. Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) perlu mempunyai truk mixer beton sendiri,” paparnya.
Dengan kesiapan peralatan milik pemerintah wilayah sendiri di kepulauan, menurut Hosnan perihal tersebut bakal membantu memperlancar penyelenggaraan pekerjaan infrastruktur.
Selain itu, pemerintah tidak kudu selalu berjuntai pada kesiapan peralatan dari pihak lain ketika pembangunan jalan hendak dilaksanakan.
Dorong Percepatan Mulai 2027
Hosnan berambisi 2027 dapat menjadi momentum untuk meningkatkan pembangunan prasarana jalan di Pulau Sapudi dan Raas.
“Saya berambisi mulai tahun 2027, Raas dan Pulau Sapudi sudah mulai dibangun,” harapnya.
Dia juga berambisi pembangunan dilakukan secara berjenjang dan tidak berakhir pada satu alias dua ruas jalan saja. Sehingga kebutuhan prasarana dasar masyarakat di kedua wilayah kepulauan tersebut dapat dipenuhi secara lebih menyeluruh.
Menurut Hosnan, pembangunan prasarana jalan mempunyai kaitan erat dengan beragam aktivitas masyarakat. Selain mendukung mobilitas, jalan nan memadai juga dibutuhkan untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta aktivitas sosial masyarakat.
Lebih jauh, Hosnan meminta pemerintah wilayah juga mulai menyiapkan perencanaan anggaran untuk 2028 agar pembangunan jalan di Sapudi dan Raas dapat dilanjutkan dengan cakupan nan lebih luas.
“Untuk 2028, saya berambisi pekerjaan prasarana jalan di Pulau Raas dan Pulau Sapudi sudah tuntas,” tambahnya. FATHOL ALIF

4 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·