UPDATE Harga CPO 22 Juli 2026: Naik ke Rp15.660/Kg, Intip Dampaknya ke Harga Sawit Petani!
PORTALMADURA.COM – Pergerakan nilai minyak sawit mentah alias Crude Palm Oil (CPO) mencatatkan tren positif pada perdagangan Rabu, 22 Juli 2026. Kenaikan nilai referensi komoditas unggulan ini memberikan angin segar bagi industri perkebunan nasional serta memperkuat penetapan nilai tandan buah segar (TBS) di tingkat petani.
Berdasarkan info penetapan nilai sektor perkebunan periode 22–28 Juli 2026, nilai jual CPO mengalami kenaikan menjadi Rp15.660 per kilogram. Angka tersebut menguat sekitar Rp62,56 per kg dibandingkan pekan sebelumnya. Selain CPO, komoditas turunan lainnya seperti inti sawit (kernel) juga mengalami penguatan hingga menyentuh level Rp14.035 per kg.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Defris Hatmaja, mengonfirmasi bahwa tren kenaikan nilai CPO dan kernel menjadi pendorong utama menguatnya nilai TBS di tingkat petani, baik untuk golongan kemitraan swadaya maupun plasma.
“Kenaikan nilai TBS pada periode pekan ini tetap dipengaruhi oleh meningkatnya nilai jual minyak sawit mentah dan inti sawit di pasar,” ujar Defris dalam keterangan resminya, Rabu (22/7/2026).
Dampak dari penguatan nilai CPO ini membikin nilai TBS kelapa sawit untuk petani swadaya golongan umur 9 tahun tercatat naik menjadi Rp3.846 per kg. Sementara itu, untuk jalur petani plasma, nilai TBS mengalami kenaikan sebesar 1,02 persen alias naik Rp39,58 per kg, sehingga harganya sekarang berada di posisi Rp3.930,55 per kg.
Guna menjaga kepastian nilai dan melindungi suasana upaya kelapa sawit, pihak dinas perkebunan berbareng pemangku kepentingan mengenai terus mengoptimalkan tata kelola penetapan harga. Langkah ini dilakukan agar formulasi nilai nan dihasilkan tetap adil, transparan, serta berakibat langsung pada penguatan ekonomi masyarakat petani.
Kendati demikian, pergerakan nilai CPO harian di pasar komoditas tetap dibayang-bayangi oleh dinamika pasar global, termasuk perubahan nilai minyak nabati pesaing serta kondisi permintaan ekspor. Pemilik lahan dan pelaku upaya diimbau untuk terus memantau perkembangan tren nilai secara berkala.

3 jam yang lalu
1







English (US) ·
Indonesian (ID) ·