Terulang jagi ! Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Berakhir Duka

15 jam yang lalu 7

Terulang jagi ! Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Berakhir Duka

LIMADETIK.COM, BONDOWOSO – Operasi pencarian dua pendaki nan lenyap selama tiga hari di area Gunung Piramid, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, berhujung duka.

Tim SAR Gabungan memastikan kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal bumi di dasar lembah area Punggung Naga, Selasa (4/8/2026).

Meski kedua korban telah ditemukan, proses pemindahan belum dapat dituntaskan pada hari nan sama. Tim SAR memutuskan melanjutkan pengangkatan jenazah pada Rabu besok menggunakan sistem lifting lantaran medan nan sangat ekstrem dan cuaca nan memburuk.

Komandan Tim Operasi SAR Basarnas Tapal Kuda, S. Jefriyanzah Putra Pratama, mengatakan sasaran operasi pencarian telah tercapai sekitar pukul 12.13 WIB saat kedua korban sukses ditemukan di dasar jurang.

Korban diketahui berjulukan Maliya Finda (51), penduduk Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, serta Irfan Nasrul Lalili (34), penduduk Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, nan selama ini dikenal sebagai porter sekaligus pemandu pendakian.

Keduanya ditemukan dalam posisi terpisah dengan jarak sekitar lima meter di dasar lembah area Punggung Naga.

“Target telah kita ketahui sekitar pukul 12.13 WIB. Selanjutnya dilakukan packing patient dan Alhamdulillah pada pukul 16.00 WIB dua korban sudah ter-packing dengan baik,” ujar Jefriyanzah.

Menurutnya, proses pemindahan tidak dapat langsung dilanjutkan lantaran kabut tebal mulai menyelimuti area Punggung Naga menjelang sore sehingga membatasi jarak pandang personel di lapangan.

Selain aspek cuaca, Tim SAR juga kudu memastikan sistem anchoring alias titik tambat betul-betul kondusif sebelum proses lifting dilakukan agar keselamatan seluruh personel tetap terjamin.

“Yang menjadi hambatan utama adalah cuaca. Saat ini kondisi di atas sangat berkabut. Selain itu kami kudu memilih dan membikin anchor nan kondusif untuk proses lifting,” katanya.

Pada operasi Rabu pagi, Basarnas membagi personel menjadi tiga tim. Dua tim bekerja membangun sistem lifting sekaligus mengangkat kedua jenazah menuju jalur Punggung Naga.

Setelah sukses diangkat, jenazah bakal dievakuasi secara estafet menuju Pos 2 berbareng Tim SAR Gabungan. Selanjutnya korban dibawa ke Pos 1 sebelum diberangkatkan menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara.

“Satu tim lainnya bakal kami tempatkan di jalur Pos 1 hingga Pos 2 untuk mempercepat proses estafet korban sampai ke titik evakuasi,” jelas Jefriyanzah.

Ia memastikan hingga berakhirnya operasi hari pertama, seluruh personel campuran dalam kondisi aman. Operasi tersebut melibatkan Basarnas, BPBD Bondowoso, TNI, Polri, potensi SAR, Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) Bondowoso, relawan, serta masyarakat sekitar.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, membenarkan kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal bumi di dasar lembah dengan kedalaman sekitar 60 meter.

“Posisi sekarang korban sudah ditemukan. Dua-duanya ditemukan dalam keadaan meninggal bumi dengan jarak sekitar lima meter,” ujar Kristianto.

Ia menjelaskan, setelah ditemukan, kedua jenazah langsung dimasukkan ke dalam body bag sebagai persiapan proses evakuasi. Namun, pengangkatan ditunda lantaran kondisi medan nan curam serta keterbatasan peralatan lifting nan baru didatangkan dari Basarnas Banyuwangi.

“Kendala utama memang medan nan sangat berat. Selain itu, perlengkapan untuk lifting tetap kami datangkan dari Basarnas Banyuwangi. Logistik pendukung sedang dalam perjalanan dan diperkirakan besok sudah tiba di lokasi,” katanya.

Kristianto menambahkan, sebagian personel SAR campuran memutuskan bermalam di sekitar letak penemuan agar proses pemindahan dapat dimulai sejak pagi tanpa kudu kembali menempuh perjalanan menuju titik kejadian.

Menurut keterangan keluarga, kedua korban merupakan pendaki berpengalaman. Maliya Finda telah beberapa kali melakukan pendakian gunung, sedangkan Irfan Nasrul Lalili dikenal sebagai porter sekaligus pemandu pendakian di sejumlah jalur pegunungan di Bondowoso.

BPBD Bondowoso memastikan seluruh proses pemindahan dilakukan dengan mengedepankan keselamatan personel.

Penulis : Budhi

Editor : Wahyu

Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

Selengkapnya