(KM/IST) BERSUA: Prof. Achsanul Qosasi saat berbincang-bincang dengan Haji Her.KABAR MADURA | Pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura terus mendapat perhatian dari tokoh nasional asal Pulau Garam, Prof. Achsanul Qosasi. Presiden KUP Pojur itu mendorong agar perjuangan mewujudkan KEK Tembakau Madura terus dikawal bersama.
Menurut Achsanul Qosasi, keberadaan KEK krusial untuk memperkuat perekonomian Madura, sekaligus memberikan kepastian bagi sektor pertanian, khususnya komoditas tembakau nan menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat.
Hal itu disampaikan Achsanul Qosasi saat mengunjungi Gudang Induk Bawang Mas, Pamekasan, Rabu (9/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, dia juga berbincang dengan H. Hairul Umam namalain Haji Her mengenai kondisi musim tembakau tahun ini, termasuk nilai dan serapan hasil panen petani.
Achsanul Qosasi mengakui, hingga saat ini tetap ada pengusaha lokal nan bisa menyerap hasil panen petani dengan nilai nan layak. Keberadaan pengusaha nan tetap berpihak terhadap petani tersebut patut disyukuri.
“Bersama para ulama, merekalah nan selama ini menjaga agar petani tembakau Madura tidak sendirian,” jelasnya.
Meski demikian, Achsanul Qosasi menegaskan, kondisi itu tidak bisa terus-menerus menjadi tumpuan perekonomian Madura dalam jangka panjang. Sebab, keahlian serapan pengusaha lokal mempunyai keterbatasan dan belum tentu dapat memperkuat selamanya.
Oleh karena itu, kata Achsanul Qosasi, perjuangan membentuk KEK Tembakau Madura kudu terus dilanjutkan. Gagasan itu berasal dari kegelisahan para ulama, kemudian mendapat sambutan dari kalangan pengusaha dan petani hingga akhirnya disusun menjadi naskah akademik berbareng sejumlah kampus di Madura.
“Ekonomi suatu wilayah tidak bisa bertumpu pada pundak beberapa orang. Untuk itulah Kawasan Ekonomi Khusus Madura diperjuangkan,” tegasnya.
Tokoh kelahiran Sumenep itu berharap, seluruh pihak, termasuk para pemangku kebijakan, dapat bergerak berbareng agar perjuangan membentuk KEK Tembakau Madura tidak berakhir di tengah jalan.
“Insya Allah kami terus mengawal sampai terwujud. Kepada nan mempunyai kewenangan dan kekuasaan, tolong bantu Madura,” tutupnya. (nur/zul)

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·