Wakil Ketua PCNU Pamekasan, K. Zainul Waqus. (KLIKMADURA)
PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan mengapresiasi dan menyampaikan support terhadap penutupan sejumlah tempat intermezo nan dilakukan tim campuran Satpol PP, TNI, dan Polri, Sabtu (17/10/2026) malam.
Wakil Ketua PCNU Pamekasan, K. Zainul Waqus, mengapresiasi langkah penertiban tersebut. Menurutnya, upaya itu merupakan bagian dari amar ma’ruf nahi munkar untuk mencegah kemaksiatan di Kabupaten Pamekasan.
“PCNU Pamekasan mengapresiasi dan mendukung penuh atas penutupan beberapa tempat hiburan. Ini merupakan bagian dari amar ma’ruf nahi munkar dalam rangka mencegah kemaksiatan,” katanya.
PCNU meminta abdi negara penegak norma meningkatkan pengawasan secara rutin dan berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai krusial agar pelanggaran serupa tidak kembali terjadi.
PCNU juga berambisi tidak ada lagi tempat intermezo nan mengandung kemaksiatan, apalagi Kabupaten Pamekasan sebagai dikenal sebagai Kota Gerbang Salam.
“Pengawasan dan penertiban ini hendaknya tidak hanya dilakukan sekali lampau selesai, melainkan kudu ada pengawasan berkesinambungan agar Pamekasan bersih dari perbuatan maksiat dan tindakan nan melanggar norma Islam,” ucapnya.
Diketahui, sejumlah tempat nan ditutup alias disegel diantaranya Cafe Bintang di Jalan Stadion, Kos Moga Jaya di Jalan Gatot Koco, Cafe King Wan’s di Kelurahan Kolpajung, Hotel & Resto Putri di Jalan Trunojoyo, Cafe Kampung Kita di Jalan Wahid Hasyim, serta Cafe Sambung Roso alias Mahera di Desa Buddagan. (ibl/nda).

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·