Sejumlah SPPG di Bangkalan Disuspend BGN

3 jam yang lalu 1

BANGKALAN, koranmadura.com – Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, diberhentikan sementara lantaran mengalami beragam permasalahan. Mulai dari belum mempunyai kepala dapur, petugas/ahli gizi, hingga persoalan administrasi.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Bangkalan, Bambang Budi Mustika, menyampaikan, terdapat tujuh dapur nan disuspend sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Tiga dapur belum mempunyai kepala SPPG, satu dapur terkendala persoalan virtual account (VA), dua dapur tidak mempunyai mahir gizi, dan satu dapur tetap dalam proses renovasi.

“Petugas gizi nan kosong itu lantaran ada nan memilih mundur dari posisinya, dan ada juga nan memang kudu diberhentikan lantaran terbukti melakukan pelanggaran,” ujar Bambang, Rabu, 9 September 2026.

Selain persoalan belum mempunyai kepala SPPG dan petugas gizi, Bambang menyebut terdapat satu dapur nan disuspend sementara lantaran tetap dalam proses renovasi.

“Satu dapur lagi itu lantaran tetap dalam perbaikan, ialah di Kecamatan Geger. Jadi, tetap diberhentikan sementara oleh BGN. Kalau nan belum ada kepala dapurnya itu kami belum tahu lantaran gak pegang datanya,” ucapnya.

Menurutnya, proses rekrutmen petugas gizi SPPG ditentukan langsung oleh BGN. Mitra dapat mengusulkan calon andaikan telah mempunyai petugas gizi nan memenuhi ketentuan.

“Jadi, kelak itu pemilik dapur bisa usul ke pusat untuk posisi PG tersebut,” tutupnya. (MAHMUD/DIK)

Selengkapnya