SURABAYA, koranmadura.com – Searah terus memperkuat komunikasi dengan para pemangku kepentingan melalui aktivitas media engagement berbareng puluhan perwakilan media regional Jawa Timur dan lokal Sampang, Rabu, 4 November 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan operasi dan mengembangkan aset di Jawa Timur, khususnya di wilayah kerja Kabupaten Sampang, Madura.
Melalui aktivitas itu, Searah Ketapang II Ltd., salah satu anak perusahaan Searah, memperkenalkan perusahaan kepada awak media sekaligus menyampaikan perkembangan operasionalnya di Jawa Timur.
Pimpinan Komunikasi Searah Ketapang II Ltd., Nabil Aswad M Hatta, menjelaskan bahwa komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan operasi dan mengembangkan aset di Jawa Timur didukung pengalaman serta fondasi operasional nan telah terbangun.
“Kami berkomitmen menjaga keandalan operasi, mengoptimalkan potensi aset, serta mendukung ketahanan daya melalui pengelolaan sumber daya nan bertanggung jawab,” ujar Nabil.
Sementara itu, Pimpinan Stakeholder Relations Searah Ketapang II Ltd., Fery Sarjana, menekankan pentingnya kerjasama untuk memastikan program perusahaan relevan dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan faedah jangka panjang.
“Keberlanjutan operasi melangkah seiring dengan tanggung jawab kepada masyarakat di sekitar wilayah kerja. Kami berkomitmen menjalankan program nan sesuai dengan kebutuhan setempat dan ketentuan nan bertindak serta memperkuat kerjasama dengan para pemangku kepentingan,” ujarnya.
Fery menambahkan, seiring perkembangan proyek, Searah Ketapang II Ltd. juga bakal melanjutkan komunikasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman mengenai aktivitas operasional perusahaan beserta perkembangannya.
“Melalui pengelolaan aset nan bertanggung jawab dan kerjasama dengan para pemangku kepentingan, Searah Ketapang II Ltd. berkomitmen menjaga kesinambungan operasi hulu migas sekaligus memperkuat kontribusinya bagi masyarakat dan ketahanan daya di Jawa Timur,” katanya.
Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa, Febrian Ihsan, menyoroti pentingnya keberlanjutan investasi dan pengembangan lapangan dalam mendukung ketahanan daya nasional. Upaya tersebut juga dinilai dapat mendorong kontribusi ekonomi dan sosial bagi daerah.
Menurutnya, support dan koordinasi SKK Migas menjadi bagian krusial dalam proses transisi PC Ketapang II Ltd. (PCK2L) menjadi Searah Ketapang II Ltd.
“Kehadiran Searah menjadi bagian dari perkembangan industri hulu migas di Jawa Timur. Keberlanjutan investasi dan pengembangan lapangan perlu didukung koordinasi nan baik antara perusahaan, SKK Migas, pemerintah daerah, masyarakat, dan media agar aktivitas operasi melangkah kondusif dan bertanggung jawab serta memberikan faedah bagi wilayah sekitar,” terangnya.
Sekadar diketahui, Searah merupakan perusahaan daya independen hasil upaya patungan (joint venture) 50:50 antara PETRONAS dan Eni nan resmi berdiri pada 1 Juni 2026.
Sebagai bagian dari transisi ke Searah, PC Ketapang II Ltd. (PCK2L) berganti nama menjadi Searah Ketapang II Ltd. setelah memperoleh persetujuan nan diperlukan. Perubahan nama tersebut merupakan bagian dari penyatuan portofolio upaya di bawah Searah. Sementara itu, fondasi operasional nan telah dibangun tetap menjadi landasan bagi kelangsungan aktivitas upaya dan tanggung jawab perusahaan kepada para pemangku kepentingan.
Di Jawa Timur, Searah Ketapang II Ltd. mengelola Wilayah Kerja Ketapang dan North Ketapang. Kegiatannya mencakup produksi, pengembangan lapangan, serta eksplorasi.
Salah satunya Lapangan Bukit Tua di Wilayah Kerja Ketapang nan telah berproduksi sejak 2015. Lapangan tersebut menjadi bagian dari pasokan daya bagi Jawa Timur selama lebih dari satu dekade.
Upaya mengoptimalkan potensi lapangan tersebut bersambung melalui pengeboran sumur NZ3 nan dimulai pada September 2026. Produksi gas dari sumur tersebut juga ditargetkan pada tahun ini.
Selain itu, pengembangan Lapangan Bukit Panjang di wilayah kerja nan sama menjadi bagian dari upaya Searah Ketapang II Ltd. untuk meningkatkan pemanfaatan potensi sumber daya gas.
Proyek tersebut memperoleh persetujuan Keputusan Investasi Akhir (FID) pada April 2026. Selanjutnya, seremoni pemotongan baja pertama digelar pada Juni 2026 sebagai penanda dimulainya fabrikasi akomodasi produksi.
Saat ini, pekerjaan rekayasa, pengadaan, konstruksi, instalasi, dan komisioning (EPCIC) tengah berjalan untuk mendukung sasaran produksi perdana pada 2028. Produksi puncak lapangan tersebut diperkirakan mencapai 50 MMSCFD.
Sementara itu, aktivitas eksplorasi di Wilayah Kerja North Ketapang membuka kesempatan pengembangan lebih lanjut. Penemuan hidrokarbon melalui pengeboran sumur Barokah-1 pada Februari lampau memperkuat pemahaman mengenai potensi Cekungan Madura Utara. Temuan tersebut juga menjadi dasar pertimbangan lanjutan terhadap kesempatan pengembangan sumber daya di wilayah tersebut.
Selain mengembangkan aset migas, Searah Ketapang II Ltd. juga melanjutkan program pengembangan masyarakat nan berfokus pada pendidikan, pelestarian lingkungan, dan diversifikasi ekonomi.
Program tersebut dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta dilaksanakan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, SKK Migas, dan para pemangku kepentingan setempat. (MUHLIS/DIK)

1 jam yang lalu
5








English (US) ·
Indonesian (ID) ·