Satlantas Polres Pamekasan Ingatkan Truk Garam Tidak Cemari Jalan

1 jam yang lalu 1
KM/IST | MUATAN AMAN: Polisi memberikan edukasi kepada pengemudi truk garam di area pergudangan Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Kamis (27/8/2026), untuk mencegah ceceran air muatan nan dapat membahayakan pengguna jalan.

HUT RI ke-81

KABAR MADURA | Insiden kecelakaan lampau lintas akibat ceceran dari truk garam di area Gunung Geger, Bangkalan, beberapa waktu lampau direspons sigap oleh abdi negara kepolisian. 

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pamekasan menggelar penertiban dan edukasi langsung kepada para pengemudi truk pikulan garam di pergudangan garam di Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Kamis (27/8/2026).

Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas Polres Pamekasan, Ipda Yoyok Tri Cahyono menegaskan bahwa sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut atas kecelakaan nan terjadi di Bangkalan. Pihaknya tak mau armada nan berangkat dari wilayah Pamekasan juga membahayakan pengendara lain.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai tindak lanjut atas kejadian kecelakaan lampau lintas di Gunung Geger Bangkalan nan dipicu ceceran air garam dari truk angkutan. Kami mau memastikan perihal seperti ini tidak terulang kembali, khususnya nan berasal dari wilayah Pamekasan,” ungkapnya kepada Kabar Madura, Kamis (27/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya menyampaikan empat poin penekanan utama bagi para pengusaha dan pengemudi truk, ialah muatan garam wajib ditutup rapat dengan terpal nan utuh dan layak pakai, kemudian kondisi bak kendaraan kudu dipastikan tidak mempunyai celah nan memungkinkan air garam menetes ke aspal.

“Sedangkan armada dilarang keras membawa muatan melampaui pemisah dimensi dan tonase, dan untuk pengemudi diminta mengedepankan etika berkendara daripada kecepatan pengiriman,” tambahnya.

Ipda Yoyok juga mengingatkan para pengemudi agar tidak mengabaikan potensi ancaman dari tetesan muatan basah tersebut.

“Kami menghimbau kepada seluruh pengemudi truk agar selalu tertib, disiplin, dan mengutamakan keselamatan bersama. Jangan sampai muatan menetes di jalan lantaran sangat membahayakan pengguna jalan lainnya,” tutupnya. (fit/waw)

Prof AQ

Selengkapnya