(KM/IST) PENERTIBAN PARKIR: Petugas Satgas Anti Premanisme saat melakukan penertiban dan pembinaan terhadap ahli parkir di area pasar malam Alun-Alun Bangkalan.KABAR MADURA | Keluhan masyarakat mengenai aktivitas parkir dan pedagang kaki lima (PKL) di area pasar malam Alun-Alun Bangkalan mendapat respons dari Tim Satuan Tugas (Satgas) Anti Premanisme. Petugas campuran turun langsung untuk melakukan penertiban sekaligus pembinaan terhadap ahli parkir (jukir) dan PKL di sekitar letak Pekan Raya Bangkalan.
Penertiban tersebut dilakukan untuk memastikan aktivitas ekonomi selama seremoni Hari Jadi (Harjad) ke-495 Kabupaten Bangkalan tetap melangkah tertib tanpa mengganggu ketertiban umum maupun kenyamanan pengunjung. Terlebih, pengelolaan parkir di area tersebut sebelumnya menjadi salah satu persoalan nan dikeluhkan masyarakat.
Dalam operasi itu, petugas campuran dari unsur pemerintah daerah, TNI, dan Polri menyisir area pasar malam. Selain memeriksa kelengkapan perizinan, petugas juga memberikan pengarahan kepada jukir dan PKL agar menjalankan aktivitas sesuai dengan ketentuan nan berlaku.
Asisten I Pemerintahan Kabupaten Bangkalan, Anang Yulianto Haripurnomo, mengatakan, operasi tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan dan keluhan masyarakat mengenai pengelolaan parkir serta keberadaan PKL di area pasar malam.
“Dari hasil pemeriksaan, aktivitas parkir dan PKL di area pasar malam telah memenuhi ketentuan perizinan. Para jukir juga sudah mengantongi rekomendasi dari Dinas Perhubungan,” ujarnya, Jumat (6/11/2026).
Anang menjelaskan, pengelolaan parkir di letak tersebut masuk kategori parkir insidentil lantaran hanya diberlakukan selama aktivitas Pekan Raya Bangkalan berlangsung. Meski demikian, pengawasan tetap diperlukan agar pelaksanaannya tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.
“Parkir ini merupakan parkir insidentil lantaran melekat pada satu kegiatan. Karena itu, kami berbareng Satgas Anti Premanisme turun langsung untuk menyisir letak sekaligus memberikan pembinaan,” jelasnya.
Menurut Anang, penertiban tidak hanya sebatas pemeriksaan administrasi. Satgas juga bakal melakukan pemantauan secara langsung untuk memastikan jukir dan PKL tetap menjalankan aktivitas secara tertib setelah mendapatkan pembinaan.
“Pengecekan langsung tetap kami lakukan untuk memandang gimana aktivitas jukir setelah menerima pembinaan. Kami mau memastikan pengelolaan parkir melangkah tertib dan tidak meresahkan masyarakat,” pungkasnya. (fik/zul)

2 jam yang lalu
4








English (US) ·
Indonesian (ID) ·