Rupiah Loyo Tertekan Dolar AS Hari Ini 22 Juli 2026, Cek Kurs BNI, Mandiri, dan BCA!
portalmadura.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali bergerak melemah pada perdagangan Rabu pagi (22/7/2026). Berdasarkan info pasar duit Antara, mata duit Garuda terkoreksi 42 poin alias sekitar 0,13 persen ke posisi Rp17.930 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.888 per dolar AS.
Pelemahan ini selaras dengan tren di pasar spot nan sempat dibuka merosot hingga level Rp17.905 per dolar AS. Tekanan eksternal dari dinamika geopolitik dunia serta penyesuaian sikap pasar menjelang pengumuman kebijakan moneter Bank Indonesia menjadi aspek utama nan membayangi pergerakan nilai tukar domestik hari ini.
Penyebab Pergerakan Rupiah dan Mata Uang Asia
Secara global, penguatan indeks dolar AS didorong oleh kenaikan ketegangan geopolitik serta perubahan nilai minyak mentah. Kondisi tersebut memicu tindakan keberhati-hatian dari penanammodal global. Koreksi nilai tukar ini tidak hanya dialami rupiah, melainkan juga kebanyakan mata duit utama di area Asia seperti ringgit Malaysia dan baht Thailand.
Daftar Kurs Dolar AS di Bank Terkemuka
Bagi pembaca portalmadura.com nan berencana melakukan transaksi kurs asing (valas), berikut adalah referensi kurs jual dan beli dolar AS di beberapa bank nasional pada Rabu (22/7/2026) pagi:
- Bank Central Asia (BCA): Kurs beli Rp17.897 dan kurs jual Rp17.917 per dolar AS.
- Bank Mandiri: Kurs beli Rp17.920 dan kurs jual Rp17.950 per dolar AS.
- Bank Negara Indonesia (BNI): Kurs beli Rp17.680 dan kurs jual Rp17.980 per dolar AS.
Perlu dicatat bahwa pergerakan nomor kurs dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika transaksi perbankan dan kondisi pasar finansial riil sepanjang hari perbankan berlangsung.

3 jam yang lalu
4








English (US) ·
Indonesian (ID) ·