PORTALMADURA.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat tipis pada perdagangan Selasa (21/7/2026) pagi. Berdasarkan info perdagangan pasar spot, mata duit Garuda berada di level Rp17.939 per dolar AS, menguat sekitar 9 poin alias 0,05 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.
Penguatan tipis ini terjadi setelah rupiah sempat mengalami koreksi pada perdagangan awal pekan. Kendati demikian, laju mata duit domestik diproyeksikan tetap dibayangi tekanan sentimen dunia serta perkembangan parameter ekonomi makro dalam negeri.
Daftar Kurs Dolar AS di Bank Nasional
Pergerakan nilai tukar di pasar spot turut memengaruhi penetapan kurs jual dan beli dolar AS di sejumlah bank terkemuka nasional pada Selasa (21/7/2026) pagi:
- Bank BCA: Mematok nilai beli dolar AS sebesar Rp17.923 dan nilai jual Rp17.943 pada akomodasi e-rate. Sementara pada level TT Counter, nilai beli berada di Rp17.765 dan nilai jual Rp18.040.
- Bank Mandiri: Menetapkan nilai beli special rate sebesar Rp17.955 dan nilai jual Rp17.985 per dolar AS. Pada TT Counter, kurs beli tercatat Rp17.730 dan kurs jual Rp18.030.
- Bank BRI: Menetapkan nilai beli dolar AS di kisaran Rp17.937 per dolar AS dan nilai jual di posisi Rp17.967 per dolar AS.
- Bank BNI: Menjual dolar AS pada tingkat special rates sebesar Rp17.960 dan mematok nilai beli sebesar Rp17.930.
Faktor Pendorong dan Prospek Perdagangan
Dinamika pasar finansial dunia saat ini sangat dipengaruhi oleh perkembangan геоpolitik serta ekspektasi kebijakan moneter bank sentral utama. Selain itu, perubahan nilai daya bumi juga menjadi perhatian utama para pelaku pasar kurs asing.
Analis memperkirakan pergerakan rupiah sepanjang hari ini bakal condong bergerak konsolidatif dengan kecenderungan memperkuat di kisaran rentang Rp17.940 hingga Rp18.000 per dolar AS. Investor disarankan tetap memantau rilis info ekonomi terkini sebelum mengambil keputusan investasi.

6 jam yang lalu
5








English (US) ·
Indonesian (ID) ·