KABAR MADURA | Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026, Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Kabupaten Sumenep mendeklarasikan Trimatra Pemuda Sumenep 2026 sebagai komitmen berbareng untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Deklarasi ini menjadi bagian dari rangkaian aktivitas Sumenep Youth Movement 2026 nan berjalan pada 26–28 Oktober 2026. Rangkaian aktivitas diawali dengan penyelenggaraan pagelaran murah di sejumlah kecamatan, ialah Lenteng, Batu Putih, dan Dungkek, melalui kerjasama berbareng KNPI, DKUPP, Bulog, dan DRT.
Rangkaian aktivitas tersebut kemudian ditutup dengan malam puncak nan digelar di Lapangan Kesenian Gotong Royong Sumenep, sekaligus menjadi momentum konsolidasi dan peneguhan komitmen pemuda untuk mengambil peran lebih luas dalam pembangunan Kabupaten Sumenep.
Khairul Umam menyampaikan bahwa Trimatra Pemuda Sumenep merupakan corak pengejawantahan nilai-nilai Sumpah Pemuda nan disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan kepemudaan dan arah pembangunan wilayah saat ini.
“Trimatra Pemuda Sumenep adalah pengejawantahan dari Sumpah Pemuda agar lebih relevan dengan kebutuhan pembangunan kepemudaan dan pembangunan di Kabupaten Sumenep. Semangat persatuan nan diwariskan para pendahulu kudu kita aktualisasikan melalui kerja nyata, kolaborasi, dan keterlibatan pemuda dalam beragam sektor strategis,” ujar Khairul Umam.
Menurutnya, deklarasi ini tidak boleh berakhir sebagai seremoni peringatan Hari Sumpah Pemuda semata. Lebih dari itu, Trimatra Pemuda Sumenep diharapkan menjadi injakan berbareng untuk membangun ekosistem kepemudaan nan lebih terbuka, inklusif, dan memberikan kesempatan nan setara bagi generasi muda untuk berkontribusi.
Ia menegaskan bahwa pemuda Sumenep perlu mendapatkan ruang dan kesempatan nan semakin luas untuk terlibat dalam beragam sektor strategis, baik dalam bagian ekonomi, sosial, kebudayaan, kewirausahaan, maupun bagian pembangunan lainnya.
“Komitmen ini diharapkan dapat membuka ruang dan kesempatan nan lebih besar bagi pemuda Sumenep untuk berkedudukan di sektor-sektor strategis. Pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi kudu datang sebagai bagian dari solusi, penggerak perubahan, sekaligus mitra kerjasama dalam memajukan Kabupaten Sumenep,” tambahnya.
Pelaksanaan pagelaran murah di tingkat kecamatan juga menjadi bentuk bahwa aktivitas kepemudaan perlu datang langsung di tengah masyarakat. Melalui kerjasama lintas organisasi dan pemangku kepentingan, pemuda diharapkan bisa menghadirkan aktivitas nan memberikan faedah nyata sekaligus memperkuat kepedulian sosial.
Momentum deklarasi Trimatra Pemuda Sumenep 2026 diharapkan menjadi awal dari konsolidasi aktivitas kepemudaan nan lebih terarah dan berkelanjutan. Semangat Sumpah Pemuda perlu diterjemahkan ke dalam tindakan konkret melalui persatuan, kolaborasi, penguatan kapabilitas generasi muda, serta keterlibatan aktif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Dengan deklarasi ini, OKP di Kabupaten Sumenep menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dan mendorong terciptanya ruang partisipasi nan lebih luas bagi pemuda demi terwujudnya pembangunan Kabupaten Sumenep nan inklusif, progresif, dan berkelanjutan.

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·