Polres Pamekasan Diminta Bongkar Sindikat Penggelapan Mobil, Diduga Libatkan Bos Rokok, Owner Konter Hingga Oknum Brimob

1 jam yang lalu 7

Tangkapan layar video detik-detik saat penangkapan.

MADURA HARI INI, PAMEKASAN – Perkembangan kasus dugaan penggelapan mobil rental di Pamekasan disebut mulai mengarah kepada sejumlah pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan dugaan sindikat Penggelapan mobil rental.

Sedikitnya tiga orang diduga telah diamankan pada malam Kamis, (17/09/26) kemarin. Mereka disebut berasal dari latar belakang berbeda, mulai dari pengusaha rokok, pemilik usaha gadget hingga seorang yang diduga oknum anggota Brimob.

Menurut informasi, dugaan keterlibatan beberapa pihak itu diketahui, saat mobil rental ditemukan berada di salah satu perumahan di Pamekasan dan kemudian diduga pelaku diamankan beserta mobi rentalnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari penelusuran mobil tersebut di pegang MD pengusaha rokok, kemudian dia menyebut nama pemilik konter insial PR, yang kemudian PR Mengaku mendapatkan mobil rental dari oknum anggota brimob tersebut yaitu FG,” ungkap Hosni sebagai korban. Jumat (18/09/26).

Ketiganya, kata korban, sudah dibawa ke polres Pamekasan pada malam Kamis itu juga. Namun, aktor utamanya sampai saat ini masih belum di tangkap.

“Untuk yang merental pertama ini masih belom di tangkap, saya berharap polres Pamekasan segera mengamankan pada pelaku yang lain,” tutupnya.

Sementara itu saat dilakukan konfirmasi, Kapolres Pamekasan melalui Humas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama membenarkan adanya kasus penanganan tersebut.

“Dari jajaran Satreskrim saat ini sedang menangani laporan polisi terkait dugaan tindak pidana penggelapan mobil rental jenis Toyota Innova Reborn warna putih. Kendaraan beserta pihak terkait sudah berhasil diamankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres,” ungkapnya

Mengenai dugaan adanya jaringan sindikat maupun isu keterlibatan oknum anggota Brimob, Kasi Humas Menegaskan kalau pihaknya akan terus mendalami kasus tersebut.

“Adanya dugaan jaringan sindikat maupun isus oknum Brimob yang terlibat, Kami tegaskan bahwa hal tersebut masih dalam proses pendalaman materiil, pemeriksaan saksi-saksi, serta pengumpulan petunjuk di lapangan. Kami berkomitmen untuk mengusut kasus ini secara profesional, transparan, dan objektif sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tandasnya.

Selengkapnya