Pimpin Apel “Polisi Jogo Sekolah”, Kapolres Pamekasan Instruksikan Personel Jadi Sahabat Siswa  

1 jam yang lalu 6

KABAR MADURA | PAMEKASAN – Dalam upaya mewujudkan lingkungan pendidikan nan aman, nyaman, dan terbebas dari beragam ancaman kenakalan remaja, Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan menggelar Apel Satgas Preemtive Strike “Polisi Jogo Sekolah”. Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Lapangan Mapolres Pamekasan pada bulan Oktober 2026.

​Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pamekasan, AKBP Wahyu Hidayat, S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh jejeran Pejabat Utama (PJU) Polres, Wakapolres, Kasat Binmas, para Kepala Sekolah SMA/SMK/MA se-Kabupaten Pamekasan, serta kurang lebih 200 perwakilan pelajar.

​Dalam amanatnya, AKBP Wahyu Hidayat menekankan bahwa sekolah sejatinya adalah rumah kedua bagi anak-anak; tempat di mana karakter dibentuk, pengetahuan ditabur, dan masa depan bangsa dipersiapkan. Namun, dia juga mengingatkan semua pihak agar waspada terhadap dinamika negatif di era modern.

​”Kita tidak boleh menutup mata bahwa tantangan era semakin kompleks. Ancaman seperti perundungan (bullying), gambling online, ancaman narkoba, hingga kenakalan remaja terus mengintai anak-anak kita. Oleh lantaran itu, Satgas Polisi Jogo Sekolah ini datang sebagai langkah preemptive strike alias pencegahan sedini mungkin,” tegas AKBP Wahyu Hidayat.

​Kapolres menjabarkan bahwa keberhasilan program ini berada di pundak kerjasama semua pihak. Kepada jejeran personel Polri nan bekerja sebagai pendamping kelas dan pengawas sekolah, dia memberikan petunjuk khusus.

​”Jadilah teladan dan sahabat bagi para siswa. Dekati mereka dengan hati, dengarkan keluh kesah mereka, dan lakukan tindakan pencegahan sebelum potensi gangguan keamanan dan ketertiban meluas,” pesannya.

​Lebih lanjut, AKBP Wahyu juga merangkul para kepala sekolah dan pembimbing Bimbingan Konseling (BK) sebagai tembok moral di sekolah. Menurutnya, sinergi nan kuat antara sekolah dan Polri bakal memastikan setiap riak persoalan remaja dapat diidentifikasi dan dicarikan solusi terbaik secara persuasif.

​Apresiasi juga diberikan kepada Dinas Pendidikan setempat atas support penuh terhadap program ini. Khusus kepada para pelajar dan pengurus OSIS nan hadir, Kapolres menitipkan pesan inspiratif agar mereka berani mengambil peran.

​”Untuk anak-anakku pengurus OSIS, kalian adalah pemasok perubahan (agent of change). Jadilah pelopor ketertiban dan kedisiplinan. Jangan ragu untuk merangkul teman-temanmu, dan jadilah mata serta telinga nan aktif untuk menciptakan lingkungan sekolah nan sehat,” ujar Kapolres Pamekasan.

​Sebagai penutup, AKBP Wahyu Hidayat menegaskan bahwa menjaga generasi muda dari pengaruh jelek bukan hanya tugas polisi alias pembimbing semata, melainkan tanggung jawab moral berbareng demi menyongsong generasi “Indonesia Emas”.

​”Melalui komitmen nan kita ikrarkan hari ini, saya percaya Jawa Timur, dan khususnya Kabupaten Pamekasan, bakal menjadi barometer wilayah nan ramah anak dan bebas dari segala corak kekerasan di lingkungan sekolah,” pungkasnya.

​Kegiatan apel nan diwarnai dengan prosesi penyematan ban lengan Polisi Jogo Sekolah secara simbolis ini berjalan dengan aman, tertib, dan diakhiri dengan sesi foto berbareng seluruh komponen nan hadir. (*)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0