Perkuat Ekonomi Umat, PCNU Sumenep Fasilitasi Dialog Tata Niaga Tembakau

1 jam yang lalu 2

Sumenep, Penamadura.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep menggelar Musyawarah Petani dan Pengusaha Tembakau sebagai upaya memperkuat tata niaga tembakau nan lebih adil, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan bertema “Mewujudkan Tata Niaga Tembakau nan Berkeadilan dan Berkemaslahatan” itu mempertemukan beragam pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, abdi negara keamanan, Bea Cukai Madura, Kanwil Bea Cukai Jawa Timur, organisasi petani, pelaku industri hasil tembakau, hingga insan pers.

Ketua PCNU Sumenep, KH Md Widadi Rahim, mengatakan Nahdlatul Ulama sejak awal berdiri tidak hanya mengemban misi keagamaan, tetapi juga mempunyai tanggung jawab membangun kemandirian sosial dan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, lahirnya Nahdlatul Ulama didahului oleh aktivitas ekonomi Nahdlatut Tujjar nan digagas KH Hasyim Asy’ari berbareng para ustadz dan saudagar sebagai fondasi penguatan ekonomi umat.

“Perlu diketahui bahwa Nahdlatul Ulama bukan hanya organisasi nan mengurusi persoalan keagamaan, tetapi juga mempunyai amanah di bagian kemasyarakatan. Secara sejarah, lahirnya Nahdlatul Ulama didahului oleh Nahdlatut Tujjar dan Nahdlatul Wathan,” ujar Kiai Widadi saat membuka musyawarah, Kamis (30/7/2026).

Ia menilai semangat Nahdlatut Tujjar tetap relevan untuk menjawab tantangan ekonomi, terutama dalam membangun sistem tata niaga tembakau nan bisa memberikan kepastian bagi petani maupun pelaku industri.

Menjelang musim panen, PCNU Sumenep memandang komunikasi antarpemangku kepentingan menjadi kunci agar tidak terjadi persoalan dalam proses pemasaran hasil panen.

Menurut Kiai Widadi, tembakau mempunyai karakter berbeda dengan komoditas pertanian lain sehingga memerlukan kesepahaman antara petani, pengusaha, dan pemerintah.

Karena itu, PCNU Sumenep mengambil peran sebagai penyedia perbincangan untuk melahirkan rekomendasi strategis nan dapat menciptakan suasana upaya nan sehat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Selain sektor tembakau, PCNU Sumenep juga berencana menggelar forum serupa untuk komoditas garam nan selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan.

Melalui musyawarah tersebut, PCNU berambisi lahir solusi berbareng nan bisa mewujudkan tata niaga tembakau nan berkeadilan, memberikan kepastian upaya bagi pelaku industri, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Sumenep. (Red/Emha)

Selengkapnya