Pemkab Pamekasan Siapkan Rp83 Miliar untuk UHC Prioritas 2027, Target Cakupan Peserta 98,5 Persen

1 jam yang lalu 3

KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menyiapkan anggaran sekitar Rp83 miliar untuk mendukung keberlanjutan program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas pada 2027.

Alokasi tersebut disiapkan agar masyarakat, khususnya penduduk kurang mampu, tetap mempunyai akses terhadap jasa kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman mengatakan, keberlanjutan UHC Prioritas menjadi salah satu prioritas pemerintah wilayah meskipun kondisi finansial wilayah tetap menghadapi keterbatasan.

Menurutnya, pemerintah wilayah telah berupaya menyediakan anggaran untuk mengatasi persoalan pembiayaan nan sebelumnya memengaruhi keberlangsungan jasa kesehatan masyarakat.

Bahkan, kembalinya program tersebut disebut sebagai salah satu bingkisan terbesar bagi masyarakat dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke-496.

“UHC Prioritas ini memang merupakan bingkisan terbesar pada hari ini dalam rangka Hari Jadi Pamekasan. Dan itu hasil dari perjuangan kita, perjuangan kami dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan, ialah adanya biaya nan kita sisihkan untuk menyelesaikan itu,” ungkapnya, Selasa (3/11/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Saifudin, menjelaskan bahwa jasa UHC Prioritas telah kembali direalisasikan sejak 2 Oktober 2026.

Pengaktifan kembali jasa tersebut berangkaian dengan penyelesaian persoalan kepesertaan nan sebelumnya mengalami pengurangan dan tunggakan pembiayaan.

Saifudin memastikan bahwa anggaran nan tersedia pada 2026 tetap mencukupi untuk mendukung kebutuhan pembiayaan jasa kesehatan hingga akhir tahun.

Adapun untuk 2027, pemerintah wilayah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp83 miliar guna menjaga keberlanjutan program tersebut.

Selain menyiapkan pembiayaan, Dinkes Pamekasan juga menargetkan peningkatan cakupan kepesertaan UHC pada 2027 menjadi 98 hingga 98,5 persen.

Sementara itu, tingkat keaktifan peserta ditargetkan mencapai sekitar 81 persen. Target tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas perlindungan kesehatan sekaligus memastikan masyarakat dapat memanfaatkan jasa sesuai ketentuan kepesertaan.

Kholilurrahman berambisi program UHC Prioritas dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang melalui pengelolaan anggaran wilayah nan berkelanjutan.

Dukungan juga disampaikan Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur. Dia menilai keberlanjutan UHC Prioritas merupakan capaian krusial bagi masyarakat pada momentum Hari Jadi Pamekasan ke-496.

Karena itu, Ali membujuk masyarakat nan belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan untuk segera mengurus kepesertaannya agar dapat memperoleh perlindungan kesehatan sesuai persyaratan nan berlaku.

“UHC Prioritas ini memang bingkisan spesial bagi rakyat Pamekasan dan Pamekasan itu sendiri di hari ulang tahun nan ke-496. Oleh lantaran itu, mari manfaatkan sebaik mungkin UHC Prioritas. nan tetap belum punya BPJS, segera daftarkan,” ujarnya.

Selain itu, Ali meminta para pelaku upaya menyampaikan info pekerja secara jujur dan sesuai kondisi sebenarnya. Menurutnya, ketepatan info pekerja diperlukan untuk mendukung penyaluran program perlindungan sosial dan support pemerintah agar lebih tepat sasaran. (ina/waw)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0