BANGKALAN, koranmadura.com – Pedagang Pekan Raya Bangkalan mengeluhkan listrik nan berulang kali padam selama dua hari berturut-turut. Padahal, mereka telah bayar sewa stan hingga Rp2 juta untuk berdagang di Alun-Alun Bangkalan.
Gangguan listrik tersebut dinilai menghalang aktivitas jual beli, terutama pada malam hari. Fasilitas dasar nan semestinya menunjang aktivitas pedagang justru menjadi persoalan sejak awal penyelenggaraan Pekan Raya Bangkalan.
Salah seorang penyewa menyebut listrik padam sekitar pukul 17.40 WIB dan kembali terjadi pada pukul 19.40 WIB. Bahkan, sumber lain menyebut pemadaman pada hari kedua berjalan hingga sembilan kali.
“Kami sangat terganggu. Hari pertama padam, sekarang padam lagi. Sebagai penyewa stan, kami sangat kecewa dengan panitia,” keluh laki-laki nan enggan disebutkan namanya, pada Senin 26 Oktober 2026.
Pedagang mengaku kudu mengeluarkan biaya sewa berkisar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta. Gangguan listrik nan berulang, ditambah sepinya pengunjung, membikin mereka cemas modal upaya tidak kembali.
“Kalau malam sering meninggal lampu, visitor juga berkurang. Bisa jadi biaya sewa tidak kembali modal. Kalau gelap begini, siapa nan mau datang? Kami bisa rugi besar,” ujarnya.
Persoalan tersebut memunculkan sorotan terhadap kesiapan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bangkalan selaku penyelenggara. Sebab, listrik merupakan akomodasi vital nan semestinya dipastikan berfaedah sebelum aktivitas dibuka untuk umum.
Pedagang mendesak panitia segera memberikan solusi konkret. Mereka tidak mau terus menanggung akibat kerugian akibat gangguan akomodasi nan berada di luar kendali mereka.
“Saya berambisi panitia bisa memberikan solusi konkret. Jangan sampai lampu sering meninggal sampai 12 hari ke depan. Jika begini terus, stan saya sunyi pengunjung,” katanya.
Hingga buletin ini ditulis, Ketua Kadin Bangkalan belum memberikan pernyataan resmi mengenai penyebab pemadaman, langkah penanganan, maupun kemungkinan kompensasi bagi pedagang nan terdampak.
Sementara itu, salah seorang panitia nan mengaku sebagai utusan Ketua Kadin Bangkalan menyatakan pasokan listrik telah kembali stabil. Namun, pernyataan tersebut belum menjawab penyebab gangguan nan dikeluhkan pedagang selama dua hari pelaksanaan.
“Listrik sudah stabil sekarang. Cuma tadi pada saat azan Magrib itu sempat padam, tapi saat ini sudah stabil,” katanya. (MAHMUD/DIK)

2 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·