Papan Informasi Tak Cantumkan Nilai Anggaran, Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Disorot: Diduga Minim Transparansi
LIMADETIK.COM, SUMENEP — Program revitalisasi SDN Kalianget Timur IV, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, nan berasal dari anggaran pemerintah pusat melalui APBN 2026, menuai sorotan. Selain kualitas pekerjaan nan dipertanyakan, transparansi anggaran proyek juga menjadi perhatian setelah nilai support tidak dicantumkan pada papan info di letak sekolah.
Sorotan tersebut mencuat setelah Ketua Brigade 571 TMP Wilayah Madura Antikorupsi, Sarkawi, menerima pengaduan masyarakat mengenai penyelenggaraan program revitalisasi sekolah tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, Sarkawi melakukan investigasi lapangan dan menemui Kepala SDN Kalianget Timur IV, Endang Susilowati, untuk meminta penjelasan mengenai penyelenggaraan pekerjaan nan dikerjakan melalui Panitia Pembangunan Satuan Kerja Pendidikan (P2SP), Sabtu (19/9/2026).
Dari hasil pantauan di lokasi, Sarkawi menilai terdapat sejumlah bagian pekerjaan nan perlu mendapat perhatian. Revitalisasi nan terlihat di lapangan disebut lebih banyak menyasar bagian atap, disertai penambahan pasangan batu sekitar 50 sentimeter.
Menurut Sarkawi, kondisi sejumlah bagian bangunan tersebut perlu diuji lebih lanjut untuk memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis program revitalisasi. Ia menyoroti dugaan penggunaan material pada reng, balok dan gewel, termasuk pekerjaan pengecoran nan dinilainya tetap terdapat bagian nan tampak keropos.
Yang paling menjadi sorotan adalah papan info proyek nan tidak mencantumkan besaran anggaran bantuan.
Kondisi tersebut dinilai Sarkawi dapat menyulitkan masyarakat melakukan kontrol terhadap penggunaan anggaran negara, terlebih program revitalisasi sekolah merupakan aktivitas nan berasal dari APBN.
Saat dikonfirmasi mengenai penyelenggaraan pekerjaan, Kepala SDN Kalianget Timur IV Endang Susilowati menyatakan seluruh proses telah mengikuti prosedur dan pengarahan nan disampaikan dalam sosialisasi program.
Terkait tidak dicantumkannya nilai anggaran pada papan informasi, Endang menyebut perihal itu dilakukan berasas pengarahan konsultan.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak sekolah hanya menerima progres pekerjaan nan disampaikan oleh pengawas. Menurutnya, terdapat pengarahan bahwa pihak lain nan hendak melakukan pemantauan terhadap program revitalisasi kudu berkoordinasi alias mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan.
Pernyataan tersebut kemudian menjadi perhatian Sarkawi. Menurutnya, keterbukaan terhadap penggunaan anggaran publik semestinya tidak justru menjadi persoalan ketika masyarakat, lembaga pengawasan, maupun pihak mengenai hendak melakukan kontrol.
“Kalau ini anggaran negara, masyarakat berkuasa mengetahui berapa nilai bantuannya dan gimana pekerjaan itu dilaksanakan. Jangan sampai info mengenai anggaran justru tidak terbuka,” ujar Sarkawi.
Ia menegaskan, pihaknya belum menyimpulkan telah terjadi tindak pidana korupsi. Namun, adanya dugaan ketidaksesuaian pekerjaan serta tidak tercantumnya nilai anggaran pada papan info dinilai cukup menjadi argumen untuk meminta pemeriksaan lebih lanjut.
Sarkawi menyatakan bakal membawa temuan tersebut kepada lembaga pengawasan terkait, termasuk Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan, Inspektorat Provinsi Jawa Timur, serta Inspektorat Kabupaten Sumenep.
“Yang kami sorong adalah audit dan pemeriksaan secara objektif. Kalau pekerjaan dan penggunaan anggarannya memang sudah sesuai, tentu hasil pemeriksaan bakal menjelaskan semuanya. Tetapi jika ditemukan penyimpangan, kudu ada tindak lanjut,” tegasnya.
Dengan adanya sorotan tersebut, penyelenggaraan revitalisasi SDN Kalianget Timur IV sekarang menjadi perhatian publik. Transparansi nilai anggaran, kesesuaian spesifikasi teknis, serta kualitas pekerjaan menjadi sejumlah perihal nan perlu diverifikasi oleh pihak berwenang.
Hingga buletin ini ditulis, belum ada hasil audit resmi nan menyatakan adanya kerugian negara maupun tindak pidana korupsi dalam penyelenggaraan revitalisasi SDN Kalianget Timur IV.
Penulis : Wahyu
Editor : Wandi
Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

6 jam yang lalu
5








English (US) ·
Indonesian (ID) ·