Sumenep, Penamadura.com – Musyawarah Besar (Mubes) Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) Tahun 2026 menetapkan M. Hariri sebagai Ketua KJS periode 2026–2029. Hariri kembali dipercaya memimpin organisasi pekerjaan wartawan tersebut setelah terpilih secara aklamasi dalam forum nan digelar di Tanean Cafe, Bangkal, Kecamatan Kota Sumenep, Minggu (26/7/2026).
Sidang Mubes dipimpin oleh penasihat KJS, Zeinul Ubbadi, dan berjalan dalam suasana penuh kekeluargaan. Seluruh peserta sepakat memberikan mandat kepada M. Hariri untuk melanjutkan kepemimpinan organisasi selama tiga tahun ke depan.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Hariri menyampaikan apresiasi kepada seluruh personil nan kembali memberikan kepercayaan kepadanya. Ia menegaskan, amanah tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan tanggung jawab berbareng untuk membawa KJS menjadi organisasi nan semakin maju.
“Terima kasih atas kepercayaan nan kembali diberikan kepada saya. Ini bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi amanah nan kudu kita jalankan bersama-sama,” ujarnya.
Hariri mengatakan, kepengurusan periode 2026–2029 bakal melanjutkan beragam program nan telah melangkah sekaligus melakukan pembenahan di beragam bagian guna memperkuat kapabilitas organisasi.
Menurutnya, KJS kudu terus berkembang menjadi organisasi nan solid, profesional, independen, dan bisa memberikan faedah nyata bagi anggotanya maupun masyarakat luas.
“Ke depan, kami mau KJS semakin solid, profesional, dan bisa memberikan faedah nan lebih luas, baik bagi personil maupun masyarakat,” katanya.
Ia juga membujuk seluruh personil menjaga kekompakan serta meningkatkan kualitas dan integritas pekerjaan jurnalistik di Kabupaten Sumenep.
“Mari kita bersama-sama terus membangun KJS dengan semangat kebersamaan, menjaga marwah organisasi, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kehidupan pers serta masyarakat Sumenep,” tuturnya.
Musyawarah Besar KJS merupakan forum tertinggi organisasi nan diselenggarakan untuk mengevaluasi penyelenggaraan program kepengurusan sebelumnya, menyusun arah kebijakan organisasi, serta menetapkan kepemimpinan baru sebagai injakan dalam menjalankan program kerja pada periode berikutnya. (Red/Emha)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·