Menhub Temui Bupati Sumenep, Sinergi Pusat-Daerah Diperkuat Tangani Kebakaran KM Mutiara Sentosa II
LIMADETIK.COM, SUMENEP – Penanganan musibah kebakaran KM Mutiara Sentosa II terus mendapat perhatian serius pemerintah. Di tengah operasi pencarian dan penanganan para korban nan tetap berlangsung, Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, mendatangi kediaman Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Minggu (2/8/2026) malam.
Pertemuan tersebut bukan sekadar kunjungan koordinatif. Kehadiran Menhub menjadi penegasan bahwa penanganan tragedi laut di perairan utara Sumenep memerlukan kerja berbareng nan cepat, terukur, dan terintegrasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait.
Dalam pertemuan itu, sejumlah langkah penanganan dibahas, mulai dari kelanjutan operasi pencarian dan evakuasi, pelayanan kesehatan bagi korban, pendataan penumpang, hingga pendampingan terhadap family nan terdampak.
Turut datang Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Perkimhub) Kabupaten Sumenep, Achmad Zulkarnain, Kepala Kesyahbandaran, serta sejumlah pejabat dan pihak mengenai lainnya.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sumenep langsung mengaktifkan langkah tanggap darurat sejak menerima laporan kebakaran KM Mutiara Sentosa II.
Seluruh sumber daya nan tersedia dikerahkan untuk memperkuat proses pengamanan dan penanganan korban. Pemerintah wilayah bergerak berbareng TNI, Polri, Basarnas, tenaga kesehatan, relawan, serta unsur maritim lainnya.
“Musibah ini adalah duka kita bersama. Sejak awal kami bergerak sigap mengerahkan seluruh keahlian pemerintah wilayah agar setiap korban memperoleh pertolongan secepat mungkin. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah nan kami ambil,” ujar Achmad Fauzi.
Menurutnya, penanganan kecelakaan laut tidak dapat dilakukan oleh satu institusi. Kondisi perairan, luasnya wilayah pencarian, serta kebutuhan pelayanan bagi korban dan family mengharuskan seluruh unsur bekerja dalam satu koordinasi nan kuat.
Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, abdi negara keamanan, lembaga penyelamatan, serta lembaga maritim terus diperkuat agar operasi pencarian dan pemindahan dapat melangkah efektif.
“Kami bakal terus memperkuat koordinasi dengan seluruh lembaga mengenai sampai proses pencarian, evakuasi, dan penanganan korban betul-betul tuntas. Harapan kami, seluruh korban nan tetap dalam pencarian segera ditemukan dan family nan terdampak diberikan kekuatan menghadapi ujian ini,” katanya.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi respons sigap Pemerintah Kabupaten Sumenep dan seluruh unsur di Madura nan langsung bergerak memberikan support dalam penanganan musibah tersebut.
Menurutnya, kesiapsiagaan pemerintah wilayah menjadi salah satu aspek krusial dalam mempercepat proses penyelamatan, penanganan korban, serta pemenuhan kebutuhan family penumpang.
“Saya mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Sumenep beserta wilayah lain di Madura nan bergerak sigap menyiapkan personel, akomodasi kesehatan, dan support penyelamatan. Sinergi seperti ini sangat krusial untuk mempercepat penanganan korban dan memberikan rasa kondusif kepada masyarakat,” ujar Dudy.
Usai melakukan koordinasi di Sumenep, Menhub melanjutkan agenda ke Surabaya untuk meninjau Posko Terpadu Penanganan Kecelakaan Kapal KM Mutiara Sentosa II di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak.
Posko tersebut menjadi pusat koordinasi beragam tahapan penanganan, mulai dari pendataan korban, pelayanan medis, penyampaian info resmi, hingga pendampingan bagi family penumpang.
Pemerintah pusat memastikan seluruh proses penanganan bakal terus dilakukan secara terpadu. Operasi pencarian dan evakuasi, investigasi penyebab kebakaran, serta pemulihan dan pendampingan terhadap para korban bakal menjadi bagian dari rangkaian penanganan nan terus dikawal hingga dinyatakan selesai.
Di tengah duka nan tetap menyelimuti family korban, koordinasi langsung antara Menteri Perhubungan dan Bupati Sumenep menjadi sinyal bahwa penanganan tragedi KM Mutiara Sentosa II tidak hanya bertumpu pada operasi penyelamatan, tetapi juga pada kehadiran pemerintah untuk memastikan para korban dan family terdampak memperoleh perlindungan serta pelayanan nan dibutuhkan.
Penulis : Wahyu
Editor : Wandi
Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·