MEC 2026 Sumenep: Pendaftaran Ditutup, Puluhan Peserta Siap Tampilkan Busana Bertema Keraton

43 menit yang lalu 1

Sumenep, Penamadura.com – Pendaftaran Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 telah resmi ditutup pada Kamis, 10 September 2026, malam. Puluhan peserta dari beragam wilayah di Indonesia siap tampil membawa kreasi busana terbaik mereka ke Sumenep, Jawa Timur.

Setelah proses pendaftaran berakhir, panitia sekarang mematangkan beragam persiapan teknis menjelang pelaksanaan. Terdekat adalah Tehnical Meeting nan bakal digelar pada Sabtu, 12 September 2026, sore.

MEC 2026 dijadwalkan berjalan pada 19 September 2026 di sepanjang Jl. Dr. Soetomo, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota, dengan panggung utama berada di depan Labang Mesem Keraton Sumenep.

Di tahun ini, MEC 2026 mengangkat tema “Keraton Sumenep”. Tema tersebut menjadi bagian krusial dalam konsep busana nan bakal ditampilkan peserta.

Melalui tema tersebut, peserta ditantang mengeksplorasi kekayaan sejarah, seni dan budaya, khususnya nan berangkaian dengan Keraton Sumenep.

Ketua pelaksana MEC 2026, Syamsuri, mengatakan peserta kejuaraan terbagi dalam dua kategori, ialah kategori umum dan pelajar, seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Selain itu, MEC juga menghadirkan peserta grand show di luar peserta kompetisi,” ujar Syamsuri saat ditemui di sekretariat panitia, Jumat, 11 September 2026.

Lebih lanjut, dia memaparkan, untuk kategori umum, panitia menyiapkan bingkisan Rp10 juta bagi juara pertama, Rp7 juta untuk juara kedua, dan Rp4 juta bagi juara ketiga.

Sementara itu, juara angan satu, dua dan tiga masing-masing bakal mendapatkan Rp2 juta. Seluruh pemenang kategori umum juga bakal mendapatkan trofi dan piagam.

Adapun untuk kategori pelajar, juara pertama mendapatkan Rp3 juta, juara kedua Rp2 juta, dan juara ketiga Rp1 juta. Juara angan satu, dua dan tiga masing-masing mendapatkan Rp500.000. Seluruh juara dalam kategori ini juga bakal mendapat trofi dan piagam.

“Persiapan terus kami matangkan. Kami mau penyelenggaraan MEC tahun ini tidak hanya meriah, tapi juga memberikan ruang nan maksimal bagi peserta untuk menampilkan karya dan kreativitasnya,” kata Syamsuri.

Sekadar diketahui, MEC merupakan event tahunan nan diinisiasi Komunitas Jurnalis Sumenep (MEC) bekerja-sama dengan Pemkab setempat. (Red/Emha)

Selengkapnya