KABAR MADURA | Menjelang kick-off Super League 2026/27, arsip Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), nan menjadi venue Madura United, dipastikan sudah lengkap.
Terdapat 14 arsip penting, nan menjadi catatan merah saat asesmen untuk menjadikan SGMRP sebagai venue Laskar Sape Kerrab pada musim 2025/26. Hal itu tidak terlepas dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan, nan tidak dapat menunjukkan sejumlah berkas terkait.
Belasan arsip tersebut meliputi PKS sewa stadion, sertifikat keamanan, sertifikat laik kegunaan (SLF), kapabilitas kondusif maksimum stadion, rencana pemindahan stadion, rencana pengamanan pertandingan, peraturan stadion, laporan hasil pengetesan lampu lapangan, skema kawasan, skema per lantai, skema tribun, gambar bangunan lapangan permainan, gambar kelistrikan bangunan, serta info kepemilikan peralatan perawatan lapangan alias PKS dengan kontraktor rumput.
Pada asesmen terbaru nan dilakukan Selasa (18/8/2026), Safety and Security Officer (SSO) Panpel Madura United, Sapto Wahyono, mengungkapkan lima catatan utama. Salah satunya berangkaian dengan kelengkapan arsip seperti pada musim kemarin.
Namun, menjelang kick-off kompetisi, Kepala Disporapar Pamekasan, Akmalul Firdaus, mengaku seluruh catatan tersebut telah dilengkapi sebagai kesiapan SGMRP menjadi markas Luis Marselo Morais dos Reis namalain Lulinha cs pada musim ini.
“Semuanya sudah. Denah tribun, skema kawasan, skema per lantai, kapabilitas penonton, skema kawasan, itu sudah lengkap,” ungkapnya, Selasa (1/9/2026).
Selain itu, Kepala Disporapar Pamekasan menegaskan bahwa perbaikan jalan paving di laman SGMRP Pamekasan sudah masuk dalam perencanaan tahun ini. Dia memastikan pengerjaan bakal dimulai sebelum musim hujan.
Sebelumnya, scoring Re-Risk Assessment Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di SGMRP Pamekasan mencapai 69,12 persen alias berada pada skala “Cukup” nan mencakup sejumlah aspek.
Rinciannya, aspek prasarana sebesar 13,42 persen, kesehatan 10,00 persen, akibat kejuaraan 14,44 persen, keamanan pada Sistem Manajemen Pengamanan 11,25 persen, keselamatan 10,00 persen, dan info 10,00 persen. (nur/idy)

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·