Kiprah Dekan FBA UNIBA Madura Lailiy Kurnia Ilahi: Dari Pengabdian di Panti Asuhan hingga Jejaring Internasional

1 jam yang lalu 3

HUT RI ke-81

KABAR MADURA | Komitmen dalam memajukan kualitas pendidikan tinggi terus ditunjukkan oleh Dekan Fakultas Bahasa Asing (FBA) Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Lailiy Kurnia Ilahi, S.Pd., M.Pd. Akademisi lulusan Universitas Negeri Malang (UM) tersebut secara konsisten mengintegrasikan unsur Tridharma Perguruan Tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat—untuk membawa FBA UNIBA Madura berkekuatan saing global.

Di bawah kepemimpinannya, FBA UNIBA Madura aktif melakukan ekspansi program studi, seperti prodi Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris dan Bahasa-Kebudayaan Inggris. Tak hanya itu, akademisi nan berkawan disapa Lely ini juga gencar mendorong penguatan wawasan dunia civitas akademika melalui program International Internship serta pengiriman mahasiswa ke luar negeri, salah satunya ke Thailand.

Lely juga sukses mendampingi karya akademik mahasiswa UNIBA Madura hingga sukses menembus forum ilmiah internasional, seperti International Conference on English Language Teaching (INELTAL). Di bagian riset, dia produktif menerbitkan tulisan ilmiah mengenai metode pembelajaran bahasa Inggris, seperti Picture Word Inductive Model dan alih kode pembelajaran dasar, serta aktif dalam riset hibah penelitian dan pengabdian dosen.

“Pendidikan tinggi tidak hanya berfaedah sebagai ruang transfer pengetahuan, tetapi juga wadah untuk membangun pengalaman, kolaborasi, dan kontribusi nyata,” ujar Lely.

Pengabdian Masyarakat sebagai Aksi Nyata dan Berkelanjutan

Komitmen pengabdian kepada masyarakat (PkM) diwujudkan Lely melalui kerjasama erat antara pengajar dan mahasiswa. Salah satu aksinya digelar di Panti Asuhan Muhammadiyah Sumenep. Mengusung pendekatan komunikatif dan menyenangkan melalui role-play, permainan bahasa, storytelling, dan lagu, aktivitas ini sukses meningkatkan keberanian anak-anak panti dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.

Menariknya, program tersebut tidak berakhir pada tindakan lapangan semata. Hasil aktivitas didiseminasikan ke dalam tulisan ilmiah berjudul “Peningkatan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Anak Panti Asuhan Melalui Kegiatan Komunikatif dan Menyenangkan: Program Pengabdian di Panti Asuhan Muhammadiyah Sumenep.” Langkah ini menjadi bukti bahwa pertimbangan dan pengarsipan praktik baik krusial dilakukan agar dampaknya dapat dirasakan secara lebih luas.

Kiprah pengabdian Lely apalagi meluas ke kancah internasional. Bekerja sama dengan Universitas ’Aisyiyah (UNISA) Bandung dan Universitas Muhammadiyah OKU Timur, dia memimpin program PkM internasional di Thailand dengan konsentrasi riset “Analisis Kebutuhan Bahasa Inggris Pariwisata pada Siswa SMA di Thailand: Studi Survei Mata Pelajaran English for Tourism.”

Kerja Sama Nyata Melalui Teaching Series

Di luar ruang lingkup kampus, Lely aktif memperluas jejaring ahli melalui English Studies Association in Indonesia (ESAI). Keterlibatannya dalam asosiasi ini diwujudkan dalam tindakan konkret, salah satunya program Teaching Series.

Program Teaching Series menghadirkan pengajar dari beragam perguruan tinggi mitra untuk mengajar secara bergantian pada mata kuliah tertentu. Lewat program ini, mahasiswa memperoleh perspektif pengetahuan nan lebih kaya, sementara para pengajar mendapatkan wadah knowledge sharing dan benchmarking metode pembelajaran nan adaptif.

Lely menegaskan bahwa seluruh kerjasama dan keterlibatan asosiasi nan dibangun tidak boleh berakhir di atas kertas kesepahaman (MoU) semata, melainkan kudu berakibat langsung pada mahasiswa dan masyarakat. Langkah terintegrasi ini menjadi komitmen berkesinambungan FBA UNIBA Madura dalam meningkatkan mutu pendidikan bahasa Inggris di tingkat lokal, nasional, hingga internasional. (*)

Selengkapnya