Kekeringan di Bangkalan Meluas, Diprediksi Lebih Panjang

1 jam yang lalu 2

BANGKALAN, koranmadura.com – Bencana kekeringan di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, sejak Juli 2026 terus meluas. Hingga menjelang akhir Agustus 2026, kekeringan telah melanda 27 desa di 10 kecamatan dan berakibat terhadap 15.789 kepala keluarga.

Tidak hanya meluas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan memprediksi musibah kekeringan tahun ini bakal berjalan lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Pelaksana BPBD Bangkalan Zainul Qomar mengatakan, musibah kekeringan tahun ini diperkirakan berjalan lebih panjang akibat El Nino nan berbarengan dengan datangnya musim kemarau.

“Puncaknya tetap berjalan sekarang, Juli hingga September, dan bisa saja tetap terus bertambah,” katanya, Sabtu, 22 Agustus 2026.

BPBD Bangkalan telah menyediakan suplai air bersih untuk wilayah terdampak. Namun, suplai tersebut belum bisa menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat.

“Sumur-sumur penduduk kering, dan ada nan kudu menghemat air hingga datang bantuan,” sebutnya.

Kendala penyaluran air bersih tetap berjuntai pada jumlah armada pengiriman dan kesiapan bahan bakar solar. Karena itu, support kudu disalurkan secara berjenjang sesuai dengan prioritas kebutuhan.

“Kami terus berupaya maksimal agar penduduk nan memerlukan bisa segera mendapatkan air bersih,” tutupnya. (MAHMUD/DIK)

Selengkapnya