Kata Aji Santoso : Faktor Kekalahan De Red FC

51 menit yang lalu 1

SURABAYA, Kompasmadura.com — De Red FC kudu kehilangan poin penuh pada laga perdananya di Pegadaian Championship 2026/27. Mereka takluk 0-1 dari Kendal Tornado FC di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Sabtu (12/9) sore.

Gol tunggal Laskar Badai Pantura, julukan Kendal Tornado FC dilesakkan oleh Moch Ibnu Hajar pada menit ke-81. Tim tamu tak hanya sukses membawa pulang tiga poin, tetapi juga mencatatkan clean sheet.

Meski kandas mengamankan poin di kandang, pembimbing De Red FC, Aji Santoso, tetap memandang prospek cerah dari performa anak asuhnya. Ia menilai kekalahan timnya dipengaruhi oleh tiga aspek krusial di lapangan, mulai dari pemanfaatan kesempatan hingga situasi minus jumlah pemain.

“Memang cukup disayangkan pertandingan pertama kita kalah. Tetapi saya memandang bahwa tim ini mempunyai prospek nan cukup bagus ke depan. Ini nan kudu tetap kita tingkatkan,” ujar Aji Santoso, usai laga.

Aji menjelaskan, selain kegagalan mengkonversi tiga kesempatan emas di babak pertama, momen kebobolan terjadi saat timnya kudu bermain dengan 10 orang lantaran Hattam Pratama sedang mendapat perawatan di luar lapangan.

Situasi kian pelik ketika pengatur serangan Fava Sheva Rustanto ditarik keluar akibat cedera.

“Kemasukannya itu memang ketika kami dalam kondisi 10 pemain dan munculnya dari tempatnya Hatam di mana Hatam dalam kondisi sudah di luar lapangan,” tegas Aji.

Gelandang De Red FC, Genta Alparedo, mewakili pemain menegaskan kesiapan tim untuk melakukan pertimbangan menyeluruh usai hasil minor di laga pembuka ini.

“Pertandingan pertama tidak mudah. Namun, saya perwakilan pemain siap mengevaluasi untuk kesalahan kita hari ini dan insyaallah di pertandingan berikutnya kita bakal lebih baik lagi,” kata Genta.

De Red FC berkesempatan bayar tuntas hasil minor ini saat kembali bertanding di Stadion Gelora 10 November untuk menjamu RANS Nusantara FC, Sabtu (19/9) mendatang. (Rie)

Selengkapnya