BANGKALAN, koranmadura.com – Kebakaran melanda salah satu bilik di lantai empat Asrama Putra Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Selasa, 29 September 2026. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Api diketahui muncul dari bilik 409 saat penunggu sedang mengikuti perkuliahan. Kobaran api kemudian membakar sejumlah perabot hingga menyebabkan bagian genting bilik mengalami kerusakan.
Salah seorang penunggu asrama, Fikri, mengatakan mahasiswa langsung berjibaku memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan air. Mereka juga memutus aliran listrik untuk mencegah api semakin meluas.
“Saya tetap di lantai bawah, lampau memandang asap dari atas. Ketika naik, rupanya api sudah besar,” kata Fikri.
Menurut Fikri, sejumlah peralatan di dalam bilik tidak dapat diselamatkan. Ranjang, kasur, meja, lemari hingga sebuah laptop ikut terbakar dalam kejadian tersebut.
“Kami ambil semua APAR dan memadamkan api. Saat itu genting sudah jebol terkena kobaran,” ujarnya.
Wakil Rektor III UTM Surokim memastikan tidak ada penunggu nan menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Untuk sementara, mahasiswa nan menempati bilik terdampak bakal dipindahkan ke ruangan lain sembari menunggu proses perbaikan.
“Arahan kami, penunggu dipindahkan ke bilik lain nan tetap tersedia sampai perbaikan selesai,” kata Surokim.
Pasca kebakaran, pengelola pondok diminta meningkatkan perhatian terhadap keselamatan penggunaan perangkat elektronik. Mahasiswa juga diingatkan untuk mengikuti SOP dan tidak meninggalkan perangkat nan berpotensi menimbulkan panas saat sedang digunakan alias diisi daya.
“Alat elektronik kudu digunakan sesuai SOP dan tidak asal-asalan terhadap penggunaan perangkat nan berpotensi memicu kebakaran,” pungkasnya. (MAHMUD/DIK)

6 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·