Sumenep, Penamadura.com – Myze Hotel Sumenep, Madura, Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya sebagai hotel berbintang empat nan tidak hanya mengedepankan jasa akomodasi, tetapi juga menghadirkan beragam penemuan bagi masyarakat. Terbaru, hotel nan berlokasi di Jalan Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur itu memperkenalkan program Little Chef serta meluncurkan beragam jenis menu ramen nan menyasar kalangan family dan generasi muda.
Peluncuran program tersebut dikemas dalam aktivitas Media Gathering nan dihadiri sejumlah insan pers. Dalam kesempatan itu, para tamu juga diajak menyaksikan secara langsung Open Kitchen nan dipandu chef Myze Hotel. Melalui aktivitas tersebut, manajemen mau memperkenalkan kualitas sajian sekaligus memberikan pengalaman kuliner nan lebih dekat kepada masyarakat.
Program Little Chef menjadi salah satu penemuan terbaru Myze Hotel nan bakal digelar secara rutin setiap hari Minggu. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi anak-anak untuk mengenal bumi kuliner sejak awal melalui aktivitas memasak nan edukatif, kreatif, dan menyenangkan.
Selain belajar mengolah makanan, para peserta juga bakal mendapatkan pengalaman berinteraksi langsung dengan chef ahli sehingga dapat mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, hingga kerja sama dalam suasana nan kondusif dan menyenangkan.
Tak hanya itu, Myze Hotel juga menghadirkan beragam pilihan menu ramen dengan beragam jenis rasa nan disesuaikan dengan selera masyarakat, khususnya kalangan muda. Kehadiran menu baru tersebut menjadi bagian dari strategi hotel untuk memperkaya pilihan kuliner sekaligus menjadikan restoran Myze sebagai salah satu destinasi kuliner di Kabupaten Sumenep.
Manager Myze Hotel Sumenep, Rado, menegaskan bahwa Myze Hotel mau menjadi hotel nan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya bagi tamu nan menginap.
Menurutnya, masyarakat dapat menikmati beragam akomodasi nan tersedia, mulai dari restoran nan beraksi selama 24 jam hingga kolam renang nan dapat digunakan oleh masyarakat umum dengan syarat dan ketentuan nan berlaku.
“Kami mau Myze Hotel menjadi destinasi masyarakat. Tidak kudu menginap untuk menikmati akomodasi nan kami miliki. Restoran kami buka 24 jam untuk umum dan kolam renang juga dapat digunakan masyarakat sesuai ketentuan nan berlaku,” ujar Rado.
Ia menambahkan, beragam penemuan tersebut merupakan bagian dari upaya Myze Hotel dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan pengalaman terbaik kepada setiap pengunjung.
Lebih dari itu, Myze Hotel juga berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Kehadiran beragam program dan jasa baru diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan sektor kuliner, serta memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumenep.
Dengan menghadirkan konsep hotel nan terbuka bagi masyarakat, Myze Hotel optimistis dapat menjadi salah satu pusat aktivitas keluarga, wisata kuliner, hingga beragam aktivitas organisasi di Kabupaten Sumenep. (Red/Emha)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·