Harapan Pesepak Bola Muda Sumenep Kandas, Turnamen AFSPORT U-17 Putus di Tengah Jalan

1 jam yang lalu 1

Sumenep, (Madura Today) – Harapan para atlet sepak bola muda di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, untuk menuntaskan kejuaraan Piala AFSPORT U-17 2026 kandas.

Keributan dalam pertandingan Kecamatan Ambunten melawan Kecamatan Masalembu berujung pada penghentian seluruh rangkaian turnamen sebelum semua pertandingan selesai.

Keputusan panitia pelaksana membikin kejuaraan nan semestinya menjadi panggung bagi para pemain muda untuk menunjukkan keahlian mereka kudu berhujung lebih cepat.

Insiden di lapangan pun berakibat luas, tidak hanya bagi dua tim nan terlibat, tetapi juga bagi peserta lain nan tetap berkesempatan melanjutkan pertandingan.

Ketua Panpel Piala AFSPORT U-17, Hasbul, mengatakan, turnamen dihentikan setelah panitia mempertimbangkan situasi keamanan pasca keributan.

“Situasi nan berkembang membikin turnamen tidak memungkinkan untuk dilanjutkan,” kata Hasbul. Rabu (21/10/2026).

Hasbul menambahkan, kejadian tersebut juga mendapat perhatian kepolisian, terutama mengenai aspek perizinan kegiatan. Hal itu menjadi salah satu pertimbangan panitia sebelum memutuskan mengakhiri turnamen.

“Makanya, keputusan ini kita ambil atas dasar beberapa pertimbangan dan lain-lainnya,” ujarnya.

Seluruh pertandingan tersisa Piala AFSPORT U-17 2026 dipastikan batal digelar. Para pemain muda pun kudu menerima realita bahwa turnamen berhujung lebih cepat.

Untuk diketahui, Komisi Disiplin (Komdis) Askab PSSI Sumenep telah menjatuhkan hukuman diskualifikasi kepada tim Ambunten dan Masalembu.

Keduanya dinyatakan terlibat dalam kejadian keributan saat bertanding di GOR A. Yani Sumenep, Selasa (20/10/2026).

Hayat

Hayat adalah wartawan Lulusan Terbaik Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Jenjang Muda Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) Jakarta Tahun 2026.

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0