
KABAR MADURA | Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pembimbing MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning. Ibu Titik Handayani, M.Pd. memperoleh apresiasi sebagai kreator Kartu Soal Terbaik Tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dalam aktivitas Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru Madrasah melalui Pengembangan Instrumen Pengukuran Ekoteologi Berbasis Tradisi Lokal dan Moderasi Beragama.
Kegiatan training tersebut diselenggarakan pada 13-26 Agustus 2026 di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Madura. Program ini menjadi ruang akademik bagi para pembimbing madrasah untuk memperkuat kompetensi profesional, khususnya dalam mengembangkan instrumen pembelajaran nan kontekstual dengan nilai-nilai ekoteologi, tradisi lokal, dan moderasi beragama.
Apresiasi tersebut diberikan sebagai corak penghargaan terhadap kualitas dan produktivitas Ibu Titik Handayani dalam mengembangkan kartu soal nan dinilai bisa mengintegrasikan prinsip pengukuran pembelajaran dengan konteks pendidikan madrasah. Pengembangan instrumen semacam ini krusial lantaran pertimbangan pembelajaran tidak hanya mengukur keahlian kognitif peserta didik, tetapi juga dapat diarahkan untuk membangun kesadaran ekologis, nilai keagamaan, dan karakter sosial.
Penghargaan diserahterimakan oleh Wakil Dekan I FTIK UIN Madura, Dr. Abd Ghafur, kepada Kepala MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning, Dr. Heni Listiana, dalam sebuah prosesi nan berjalan di Auditorium FTIK UIN Madura. Penyerahan tersebut menjadi simbol apresiasi institusional sekaligus penghargaan terhadap dedikasi pembimbing dalam meningkatkan mutu pembelajaran di lingkungan madrasah.
Bagi MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning, capaian tersebut tidak hanya menjadi prestasi personal, tetapi juga merepresentasikan komitmen madrasah dalam membangun budaya akademik, penemuan pembelajaran, dan penguatan kompetensi guru. Guru tidak lagi ditempatkan semata sebagai pelaksana pembelajaran, tetapi sebagai akademisi-praktisi nan bisa merancang instrumen pendidikan sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan dinamika masyarakat.
Kepala MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning, Dr. Heni Listiana, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan berambisi prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh pembimbing untuk terus mengembangkan kompetensi dan menghasilkan penemuan pembelajaran. Menurutnya, kualitas pendidikan madrasah sangat ditentukan oleh keahlian pembimbing dalam menghubungkan pengetahuan, nilai, konteks lokal, dan kebutuhan masa depan peserta didik.
Prestasi Ibu Titik Handayani sekaligus memperlihatkan bahwa tradisi lokal dan nilai-nilai keagamaan dapat menjadi sumber penemuan pedagogis. Ketika nilai ekoteologi dan moderasi berakidah diterjemahkan ke dalam instrumen pembelajaran nan terukur, pendidikan tidak hanya menghasilkan peserta didik nan mempunyai keahlian akademik, tetapi juga mempunyai kepekaan ekologis, kematangan sosial, dan keberagamaan nan moderat.
Apresiasi ini diharapkan menjadi daya positif bagi family besar MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning untuk terus membangun tradisi pendidikan nan inovatif, kontekstual, berkarakter, dan berorientasi pada mutu. Prestasi tersebut menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas madrasah selalu bermulai dari kesungguhan pembimbing untuk terus belajar, berinovasi, dan menghadirkan pembelajaran nan relevan dengan kehidupan peserta didik.

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·