Drainase SGMRP Pamekasan Masuk Perencanaan, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

1 jam yang lalu 1

HUT RI ke-81

KABAR MADURA | Pembenahan drainase Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan telah masuk dalam perencanaan pemerintah daerah. Perbaikan tersebut ditargetkan dapat direalisasikan sebelum musim hujan.

Sebelumnya, pada akhir 2025 hingga awal 2026, kondisi drainase stadion nan menjadi kandang Madura United itu sempat menjadi sorotan publik. Air menggenangi tribun VIP hingga lapangan pertandingan dengan ketinggian mencapai atas mata kaki setelah hujan deras mengguyur area tersebut.

Plt. Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Prestasi Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan, Khoirul Komar, mengatakan, perencanaan pembenahan stadion terus dilakukan dengan menyesuaikan keahlian anggaran nan tersedia.

“Perencanaan sudah, untuk realisasi menunggu waktu lantaran ada prosesnya. Perencanaan mencakup drainase dan beton jalan di depan,” jelasnya, Jumat (21/8/2026).

Komar menegaskan, meski anggaran nan tersedia terbatas, pembenahan diupayakan dapat dilakukan sebelum musim hujan. Selain drainase, pemerintah wilayah juga terus melengkapi akomodasi penunjang stadion, salah satunya pemenuhan kamera pengawas alias CCTV.

Pembenahan tersebut dilakukan menyusul adanya sejumlah catatan dari hasil re-assessment sistem manajemen pengamanan (SMP) oleh Polda Jatim menjelang bergulirnya kejuaraan Super League 2026/2027 beberapa hari nan lalu.

“Pembenahan stadion terus dilakukan dengan menyesuaikan keahlian anggaran. Beberapa item memang sudah dianggarkan untuk 2026,” tegas Komar.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Khairul Umam, meminta pembenahan stadion tidak dilakukan secara parsial. Menurutnya, pembangunan akomodasi olahraga kudu mempunyai arah nan jelas dan menjadi bagian dari peta jalan olahraga di Kota Gerbang Salam.

Dia menilai pemerintah wilayah perlu mempunyai blueprint nan mengatur pembangunan akomodasi olahraga, pembinaan atlet, hingga pengembangan sarana olahraga lainnya. Dengan perencanaan nan terarah, keberadaan akomodasi olahraga diharapkan tidak hanya mendukung aktivitas olahraga, tetapi juga mempunyai akibat terhadap pendapatan original wilayah (PAD).

“Lanskap pembangunan stadion kudu jelas, sehingga kita mempunyai blueprint mengenai pembinaan atlet, gedung akomodasi olahraga, dan pembangunan, terlebih itu bisa menarik PAD,” tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. (nur/zul)

Selengkapnya