Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Masyarakat, Puskesmas Pademawu Hadirkan CKG dan Detektif TB di Kemilau Madura

3 jam yang lalu 6

Kepala Puskesmas Pademawu, dr. Jeny Novita Anggraeni berada di stand berbareng masyarakat. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – UPT Puskesmas Pademawu memanfaatkan kemeriahan Malam Kemilau Madura berjudul Simfoni Budaya Pamekasan untuk mendekatkan jasa kesehatan kepada masyarakat.

Dalam aktivitas nan digelar di area Monumen Arek Lancor, Senin (2/11/2026) malam, Puskesmas Pademawu membuka jasa Cek Kesehatan Gratis (CKG) sekaligus memperkenalkan penemuan Deteksi Dini Secara Aktif Terduga Tuberkulosis (Detektif TB).

Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya Puskesmas Pademawu memanfaatkan momentum peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-496 Kabupaten Pamekasan sebagai ruang edukasi kesehatan.

Melalui jasa dan sosialisasi langsung, masyarakat diharapkan semakin mudah mengakses info serta memahami pentingnya menjaga kesehatan.

Tenaga Kesehatan UPT Puskesmas Pademawu, Uswatun Hasanah, mengatakan bahwa kehadiran pihaknya dalam aktivitas tersebut bermaksud mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Selain menyediakan pemeriksaan gratis, pihaknya juga membujuk penduduk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan masing-masing.

“Kami datang untuk memberikan pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sekaligus membujuk masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya,” katanya.

Masyarakat sangat antusias menikmati jasa Puskesmas Pademawu pada aktivitas Kemilau Madura. (KLIKMADURA)

Tak hanya membuka jasa CKG, Puskesmas Pademawu juga memperkenalkan penemuan Detektif TB sebagai upaya meningkatkan penemuan awal terduga kasus tuberkulosis (TBC).

Program tersebut dijalankan melalui sejumlah langkah, di antaranya penyaringan awal secara digital menggunakan telepon pintar, sosialisasi kepada masyarakat, serta penemuan awal terhadap penduduk nan menunjukkan indikasi TBC.

Menurut Uswatun, penemuan tersebut diharapkan bisa meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit tuberkulosis.

Sebab, penemuan awal menjadi salah satu langkah krusial agar penduduk nan diduga mengalami TBC dapat segera menjalani pemeriksaan dan memperoleh penanganan sesuai kebutuhan.

“Melalui program Detektif TB, kami berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang TBC. Deteksi awal sangat krusial agar penyakit ini bisa segera diketahui dan ditangani,” ujarnya.

Puskesmas Pademawu berambisi aktivitas tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan peringatan hari jadi daerah, tetapi juga memberikan faedah nyata bagi masyarakat.

Warga diharapkan semakin sadar menjaga kesehatan dan tidak menunda pemeriksaan ketika mengalami indikasi nan mengarah pada penyakit tertentu.

“Kami berambisi masyarakat semakin sadar untuk menjaga kesehatan dan tidak ragu memeriksakan diri andaikan mengalami indikasi penyakit,” tandasnya. (ibl/nda)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0