Jalan Beton TMMD Sepanjang 891 Meter di Sampang Resmi Dibuka, Kendaraan Berat Bisa Melintas

56 menit yang lalu 1
KM/IST | KM/IST | BERMANFAAT: Pembangunan Ruas jalan beton Panyepen–Baturasang hasil program TMMD kerjasama Pemkab Sampang dan TNI tahun 2026 sudah dibuka untuk kendaraan alias open traffic sejak 13 Oktober 2026.

KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang terus bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mewujudkan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun 2026.

Salah satu aktivitas TMMD kali ini berupa pembangunan jalan beton pada ruas jalan Panyepen-Baturasang, nan berlokasi di Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sampang Siti Muatifah menuturkan, proses pembangunan ruas jalan itu sudah selesai dilakukan pengecoran terakhir pada 15 September 2026 nan lalu.

Untuk menjaga mutu beton agar mencapai kekuatan lentur beton 3.8 MPa diperlukan perawatan beton alias curing selama 28 hari, baru setelah itu dapat dioperasionalkan alias dibuka untuk dilalui oleh kendaraan.

“Sesuai agenda nan telah dihitung sebelumnya, pembukaan ruas jalan untuk lampau lintas telah dilakukan sejak 13 Oktober 2026 lalu,” tutur Siti Muatifah melalui keterangan tertulisnya.

Wanita nan berkawan disapa Atik itu menerangkan, semua jenis kendaraan dari sepeda sampai kendaraan berat sudah dapat melewati ruas jalan nan menghubungkan jalan utama di Desa Penyepen, Kecamatan Jrengik tersebut.

“Kami sangat bersyukur, lantaran masyarakat setempat ataupun pengguna jalan nan melewati ruas jalan ini untuk menuju desa-desa sekitarnya sangat puas dengan hasil pekerjaan jalan beton nan kondisinya mulus dan rata,” ungkapnya.

Atik menjelaskan, untuk panjang jalan beton nan terbangun pada tahun 2026 melalui program TMMD itu, ialah sepanjang 891 meter dengan lebar 5 meter, nan cukup untuk dilalui dua kendaraan besar berpapasan.

Pekerjaan dimulai dari gerbang masuk Desa Penyepen nan terhubung dengan jalan nasional di sisi selatan, lurus ke arah utara melewati Balai Desa Penyepen menuju pertigaan SDN Panyepen 1, kemudian berbelok ke kiri dan berhujung di pertigaan sebelum Masjid Baitul Hidayah.

“Harapan dari masyarakat agar adanya kelanjutan pembangunan prasarana jalan ke jaringan jalan nan lebih luas, sehingga aktivitas mobilisasi masyarakat lebih nyaman dan lancar,” pungkasnya. (sub/waw)

Iklan Madura United

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0