Bantu Rehab SDN Kowel 3 Pamekasan, Profil Sederhana Haji Her Disandingkan dengan Abdurrahman bin Auf

48 menit yang lalu 1

KABAR MADURA | Di kembali kesuksesan dan nama besarnya sebagai Owner Bawang Mas (BM) Group, H. Khairul Umam namalain Haji Her, rupanya menyimpan kisah masa lampau nan penuh perjuangan.

Roda kehidupan nan pernah membawanya berada di titik terendah terungkap saat dia melakukan kunjungan ke SDN Kowel 3 Pamekasan, Rabu (21/10/2026).

Kunjungan tersebut merupakan corak penenuhan janji dan komitmen Haji Her kepada pihak SDN Kowel 3 Pamekasan.

Sebelumnya, jejeran sekolah tersebut sempat bertandang ke Gudang Induk BM Group dalam rangka simposium.

Dalam pertemuan awal itu, Kepala SDN Kowel 3, Halidah, meletakkan angan besar agar tokoh pengusaha tersebut berkenan meninjau langsung kondisi gedung sekolahnya.

Sekolah nan dipimpin Halidah tersebut memang tengah memerlukan perhatian mendesak. Dari total ruang kelas nan ada, sebanyak enam ruangan mengalami kerusakan parah.

Tidak hanya itu, tiga di antaranya sudah tidak bisa lagi digunakan untuk aktivitas belajar-mengajar lantaran dinilai membahayakan para siswa.

Tergerak oleh kondisi tersebut, Haji Her datang secara langsung ke SDN Kowel 3 dan menyerahkan support berupa duit muka untuk rehabilitasi gedung sekolah nan rusak.

Kehadiran pengusaha murah hati ini disambut hangat dan penuh haru oleh penduduk sekolah.

Suasana kian menyentuh ketika seorang siswa berjulukan Leni maju membacakan bait-bait puisi di hadapan Haji Her.

Dalam puisinya, Leni melukiskan sosok Haji Her bak sahabat Nabi Muhammad SAW, Abdurrahman bin Auf—seorang hartawan kaya raya nan dikenal luas bakal kedermawanannya tanpa batas.

Keharuan aktivitas tak berakhir di situ. Usai pembacaan puisi, Halidah membagikan sedikit cerita mengenai rekam jejak kehidupan Haji Her nan selama ini jarang diketahui publik.

Halidah menceritakan bahwa sebelum sukses menjadi pengusaha terkemuka, Haji Her pernah hidup sangat melarat dan berjuang keras menyambung hidup, apalagi hanya dengan berdagang pulpen.
Kisah masa lampau nan penuh keprihatinan itu sekarang beralih bentuk menjadi semangat berbagi.

Kehadiran Haji Her di SDN Kowel 3 Pamekasan, kata Halidah, tidak hanya membawa secercah angan bagi perbaikan akomodasi pendidikan di Pamekasan.

“Tetapi juga memberikan pelajaran berbobot bagi para siswa bahwa keterbatasan masa lampau bukanlah penghalang untuk menjadi faedah bagi sesama di masa depan,” tukasnya. (*)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0