Antisipasi Banjir, PUPR Sampang Rekonstruksi Drainase Jalan Jamaluddin yang Kerap Tergenang

2 jam yang lalu 3

KABAR MADURA| Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sampang melakukan rekonstruksi saluran drainase di Jalan Jamaluddin, Sampang, dalam rangka merealisasikan program tahun anggaran 2026.

Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi genangan air nan kerap terjadi setiap kali hujan turun, sekaligus sebagai upaya mitigasi banjir perkotaan menjelang musim penghujan.

Pekerjaan tersebut berlokasi di sekitar Toko Dewi Bread House hingga perempatan Jalan Imam Ghozali–Jalan Jamaluddin–Jalan Kramat. Kawasan itu menjadi salah satu titik nan kerap mengalami genangan akibat sistem drainase nan tidak berfaedah optimal.

Plt Kepala Dinas PUPR Sampang, Siti Muathifah, mengatakan bahwa rekonstruksi drainase dilakukan untuk memperbaiki aliran air agar dapat mengalir lebih lancar menuju saluran pembuangan.

Menurut wanita nan berkawan disapa Atik itu, genangan di Jalan Jamaluddin disebabkan oleh pendangkalan saluran drainase serta terputusnya aliran menuju saluran pembuang primer di Jalan Imam Ghozali nan terhubung dengan Sungai Kamoning.

“Sebagai salah satu upaya mitigasi musibah banjir, kami melaksanakan rekonstruksi saluran drainase. Salah satu lokasinya di ruas Jalan Jamaluddin nan selama ini kerap mengalami genangan setiap selesai hujan,” tuturnya.

Atik menjelaskan, Jalan Jamaluddin merupakan salah satu ruas jalan nan mempunyai aktivitas lampau lintas cukup padat, terutama pada jam keberangkatan dan kepulangan sekolah maupun jam kerja.

Jalan tersebut menjadi akses menuju lembaga pendidikan Sabilillah. Banyak siswa nan melintasi ruas tersebut berasal dari area permukiman di sekitar Kelurahan Gunung Sekar, Karang Dalem, dan wilayah sekitarnya.

Selain itu, Jalan Jamaluddin juga menjadi jalur penghubung bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat nan tinggal di area selatan untuk menuju instansi pemerintahan maupun pusat pelayanan publik.

Karena itu, genangan air di ruas tersebut berpotensi mengganggu kelancaran lampau lintas dan aktivitas masyarakat. Perbaikan drainase diharapkan dapat mengurangi persoalan tersebut, khususnya saat intensitas hujan meningkat.

Dalam pekerjaan rekonstruksi tersebut, PUPR Sampang mengganti saluran drainase lama berupa pasangan batu dengan saluran beton pracetak berbentuk U alias U-ditch, Pemasangan saluran baru dilakukan di sepanjang sisi timur Jalan Jamaluddin, mulai dari depan Toko Dewi Bread House hingga perempatan Jalan Imam Ghozali–Jalan Jamaluddin–Jalan Kramat.

Selain mengganti saluran, pekerjaan tersebut juga mencakup pembangunan gorong-gorong alias cross drainage pada titik pertemuan saluran dengan badan jalan. Konstruksi tersebut menggunakan box culvert beton pracetak untuk mendukung kelancaran aliran air.

“Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya memperbaiki sistem drainase agar aliran air dapat terhubung dengan saluran pembuangan secara lebih optimal,” terangnya.

Di sisi lain, penyelenggaraan pekerjaan tersebut berakibat terhadap kelancaran lampau lintas, terutama di titik cross drainage Jalan Imam Ghozali. Pada letak itu, petugas melakukan penggalian melintang jalan untuk memasang box culver.

Atik menjelaskan, bangunan box culvert nan telah terpasang belum dilengkapi pengecoran lapisan beton bagian atas alias over topping sebagai pelindung konstruksi.

Karena itu, dia mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi letak pekerjaan. Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada pengemudi kendaraan besar dan bus antarkota agar mengurangi kecepatan.

“Kami mengimbau kepada para pengguna jalan, terutama bus antarkota, agar mengurangi kecepatan ketika sampai di titik tersebut. Sebab, box culvert nan terpasang sementara belum dilakukan pengecoran lapisan atas sebagai pelindung bangunan di bawahnya,” pungkasnya. (sub/waw)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0