Alumni Ponpes se-Palengaan Geruduk Pendapa, Desak Bupati Batalkan Pendirian Indomaret di Desa Panaan

23 jam yang lalu 5

Sejumlah alumni pondok pesantren se-Kecamatan Palengaan berbareng tokoh masyarakat berbincang dengan Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, Senin (20/7/2026).

PAMEKASAN | KLIKMADURA – Sejumlah alumni pondok pesantren se-Kecamatan Palengaan berbareng tokoh masyarakat mendatangi Mandhapa Agung Ronggosukowati, Senin (20/7/2026).

Mereka menyampaikan penolakan terhadap rencana pendirian gerai Indomaret di Desa Panaan nan dinilai menakut-nakuti keberlangsungan upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.

Perwakilan alumni pondok pesantren, KH Muhdlar Abdullah, mengatakan kedatangannya bermaksud meminta Pemerintah Kabupaten Pamekasan menghentikan proses pendirian toko ritel modern tersebut. Menurutnya, persoalan itu diharapkan dapat diselesaikan melalui perbincangan nan mengedepankan musyawarah.

“Kami minta tidak diteruskan. Kami mau persoalan ini diselesaikan dengan langkah dari hati ke hati,” katanya.

KH Muhdlar menjelaskan, sekitar dua dasawarsa lampau para masyayikh dan tokoh masyarakat Palengaan telah bermufakat untuk tidak memberikan ruang bagi berdirinya toko modern di wilayah tersebut. Kesepakatan itu dibuat sebagai corak ikhtiar melindungi pelaku UMKM agar tetap bisa tumbuh dan berkembang.

“Ikhtiar kami mengembangkan UMKM masyarakat sekitar. Saya minta pertemuan ini dapat menjadi jalan terbaik untuk menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menyatakan bakal segera meminta penjelasan mengenai proses perizinan pendirian gerai Indomaret. Meski perizinan dilakukan melalui sistem perusahaan di tingkat pusat, menurutnya keberadaan gerai tidak dapat dipaksakan andaikan mendapat penolakan dari masyarakat.

“Mohon saya diberi waktu untuk meminta penjelasan dulu. Tetapi nan jelas, jika sudah terjadi seperti ini, Indomaret itu tidak bisa dilanjutkan,” tegasnya.

Pernyataan bupati disambut positif oleh para peserta audiensi. Mereka berambisi komitmen tersebut segera diwujudkan melalui langkah konkret agar rencana pendirian gerai ritel modern di Desa Panaan betul-betul dibatalkan. (ibl/nda)

Selengkapnya