
KABAR MADURA | Kulit tiba-tiba terasa kering, kasar, kemerahan, alias apalagi perih saat menggunakan produk skincare? Kondisi tersebut bisa menjadi tanda bahwa skin barrier sedang mengalami gangguan.
Sebab itu, merawat skin barrier krusial dilakukan agar kulit tetap bisa mempertahankan kelembapan sekaligus melindungi dirinya dari beragam aspek eksternal.
Skin barrier merupakan lapisan terluar kulit nan berkedudukan dalam mempertahankan kadar air serta membantu melindungi kulit dari debu, kotoran, dan paparan sinar ultraviolet (UV). Ketika kegunaan lapisan tersebut terganggu, kulit dapat menjadi lebih kering, sensitif, dan mudah mengalami iritasi.
Sayangnya, kemauan untuk mendapatkan kulit nan lebih sehat terkadang membikin seseorang menggunakan terlalu banyak produk skincare dalam waktu bersamaan. Padahal, menjaga skin barrier tidak selalu memerlukan rutinitas nan panjang.
Penggunaan produk nan lembut dan perawatan nan dilakukan secara konsisten justru dapat menjadi langkah sederhana untuk membantu menjaga kondisi kulit.
Lantas, gimana langkah merawat alias membantu memperbaiki skin barrier ketika kulit mulai terasa kering dan mudah iritasi? Berikut lima tips nan dapat diterapkan dalam rutinitas sehari-hari.
1. Pilih Cleanser nan Lembut
Membersihkan wajah memang penting, tetapi bukan berfaedah kulit kudu terasa sangat kesat setelah mencuci muka.
Pilih pembersih wajah nan lembut dan hindari penggunaan air nan terlalu panas. Menurut American Academy of Dermatology (AAD), gentle cleanser dapat membantu membersihkan kulit tanpa membuatnya semakin kering. AAD juga menyarankan untuk menghindari air panas lantaran dapat memperburuk kondisi kulit kering.
Jika setelah mencuci wajah kulit terasa tertarik, perih, alias sangat kering, kondisi tersebut dapat menjadi pertimbangan untuk mengevaluasi kembali produk pembersih nan digunakan.
2. Jangan Lewatkan Moisturizer
Moisturizer menjadi salah satu produk krusial dalam menjaga skin barrier, terutama bagi pemilik kulit nan mudah kering.
Pelembap membantu menjaga air tetap berada di dalam kulit sehingga kulit terasa lebih lembut dan nyaman. Penggunaannya dapat dilakukan setelah membersihkan wajah, terutama ketika kulit tetap dalam kondisi sedikit lembap.
Moisturizer nan mengandung ceramide juga dapat menjadi salah satu pilihan. Ceramide merupakan lipid nan secara alami terdapat pada kulit dan berkedudukan membantu mempertahankan kegunaan pelindung kulit.
Bagi pemilik kulit sensitif, pertimbangkan produk nan mempunyai label fragrance-free. Namun, tetap perhatikan respons kulit setelah menggunakan produk tersebut.
3. Jangan Berlebihan Melakukan Eksfoliasi
Eksfoliasi memang dapat menjadi bagian dari perawatan kulit. Namun, terlalu sering melakukan eksfoliasi alias menggosok wajah dengan kuat justru dapat membikin kulit semakin sensitif.
Cleveland Clinic menyebut bahwa eksfoliasi berlebihan, penggunaan bahan kimia nan keras, serta kebiasaan menggosok kulit dapat mengganggu kegunaan skin barrier.
Ketika kulit sedang terasa perih, mengelupas, alias kemerahan, sebaiknya kurangi penggunaan produk eksfoliasi. Fokuskan terlebih dulu rutinitas perawatan pada pembersihan nan lembut dan menjaga kelembapan kulit.
4. Tidak Perlu Menggunakan Terlalu Banyak Produk
Tren skincare membikin beragam produk perawatan kulit semakin mudah ditemukan dan dicoba. Namun, menggunakan banyak produk dalam waktu berbarengan belum tentu membikin kulit menjadi lebih sehat.
Rutinitas perawatan kulit nan sederhana dan konsisten justru lebih baik daripada menggunakan terlalu banyak produk nan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya iritasi.
Jika sedang mengalami masalah pada skin barrier, rutinitas skincare dapat disederhanakan menjadi:
Pagi: cleanser → moisturizer → sunscreen
Malam: cleanser → moisturizer
Produk lain dapat ditambahkan secara berjenjang sesuai kebutuhan kulit. Dengan langkah tersebut, respons kulit terhadap setiap produk juga bakal lebih mudah diamati.
5. Jangan Lupakan Sunscreen
Merawat skin barrier bukan hanya dilakukan pada malam hari. Perlindungan terhadap paparan sinar mentari juga perlu menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit pada pagi hari.
Gunakan sunscreen secara rutin, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan. Jika berada di luar dalam waktu lama, aplikasikan kembali sunscreen sesuai petunjuk penggunaan pada produk.
Cara merawat skin barrier sebenarnya dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Tidak perlu terburu-buru membeli banyak produk ketika kulit mulai mengalami masalah.
Gunakan pembersih nan lembut, jangan lupakan moisturizer, hindari eksfoliasi berlebihan, pilih produk sesuai kebutuhan kulit, dan lindungi wajah dengan sunscreen.
Jika kulit terus mengalami kemerahan, gatal, perih, pecah-pecah, alias iritasi nan tidak kunjung membaik, sebaiknya konsultasikan dengan master kulit.
Keluhan tersebut tidak selalu disebabkan oleh gangguan skin barrier dan dapat berangkaian dengan kondisi kulit lainnya.
Pada akhirnya, merawat skin barrier bukan tentang mengikuti sebanyak mungkin tren skincare. Rutinitas nan sederhana, lembut, dan konsisten justru dapat menjadi langkah krusial untuk menjaga kulit tetap nyaman dan sehat. (ina)

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·