3 Petugas Pertanian Tewas Ditembak KKB di Jayawijaya, Pemerintah Didesak Bertindak Tegas!
PORTALMADURA.COM – Aksi kekerasan nan dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua kembali menyantap korban jiwa dari kalangan sipil. Tiga aparatur sipil negara (ASN) dari Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya dilaporkan tewas setelah ditembak oleh personil KKB di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Peristiwa tragis tersebut terjadi usai rombongan petugas lapangan dari Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya selesai melakukan peninjauan program cetak sawah. Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen Faizal Ramadhani, mengonfirmasi bahwa ketiga korban meninggal bumi akibat luka tembak. Korban diidentifikasi berinisial AR (49) nan menjabat sebagai Kepala Bidang Peternakan, serta dua staf ASN ialah AAM (35) dan WB (24).
AR dan AAM dilaporkan meninggal bumi secara langsung di letak kejadian. Sementara itu, WB sempat dievakuasi ke RSUD Wamena guna mendapatkan pertolongan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Menanggapi kejadian tersebut, Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion Syamsuddin Rogo, mengecam keras tindakan KKB nan dinilainya sudah melanggar kewenangan asasi manusia (HAM) berat. Ia mendesak pemerintah pusat dan abdi negara keamanan untuk mengambil langkah tegas serta terukur agar kejadian serupa tidak terus berulang.
“Tindakan KKB nan menembak tiga pegawai Dinas Pertanian ini adalah tindakan nan tidak manusiawi. Ini adalah pelanggaran HAM nan tidak boleh ada toleransi,” tegas Mafirion dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Mafirion menambahkan bahwa jika penegakan norma tidak dilakukan secara signifikan, rasa takut bakal terus menghantui masyarakat sipil serta para petugas negara nan mengemban tugas pembangunan di wilayah rawan konflik. Ia mengingatkan bahwa negara wajib datang untuk menjamin keamanan setiap penduduk negaranya.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal dari Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz, tindakan penembakan ini diduga kuat melibatkan golongan KKB nan berasal dari wilayah Nduga. Hingga saat ini, abdi negara keamanan campuran tetap terus melakukan penyisiran, pengumpulan bahan keterangan, serta penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi para pelaku penembakan tersebut.

56 menit yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·