Sampang, (Media Madura) – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) mulai terealisasi di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Selasa (6/10/2026).
Pembangunan Pamsimas tahun ini menyasar 14 desa tersebar 5 kecamatan di Sampang. Total pagu anggarannya mencapai Rp 7 miliar berasal dari APBN tahun 2026.
Proyek berupa pembangunan tandon tersebut dialokasikan sebesar Rp 500 juta per titik untuk 14 letak desa. Proyek ini mulai dikerjakan pada 20 Agustus – 18 Desember 2026 alias selama 120 hari kerja.
Asisten Pendamping Air Minum (APAM) PAMSIMAS, Akhmad Munirruzaman menyampaikan, biaya senilai Rp 7 miliar dianggarkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya.
Program ini guna memenuhi kebutuhan air minum. Setiap letak pembangunan tandon air minum diperuntukkan minimal untuk 65 Sambungan Rumah (SR).
”Program Pamsimas mencakupi mulai dari pengeboran sumber air, pipa, bak tampungan, sampai pemasangan jaringan perpipaan. Untuk kedalaman pengeboran sumur bor berjuntai pada survei geolistrik,” jelasnya.
Dirinya menjelaskan, sejauh ini progres pembangunan proyek Pamsimas rata-rata berkisar 10-20 persen. Proyek Pamsimas dikerjakan oleh Pokmas masing-masing desa dengan diawasi 1 tenaga pendamping Fasilitator Masyarakat (FM).
Kemudian pengelolaan manajemen aktivitas Pamsimas bakal dibantu oleh tenaga Asisten Administrasi Keuangan (AAK). Tugasnya mencakupi 3 desa di letak aktivitas Pamsimas.
”Yang mendampingi penduduk desa alias Pokmas tugasnya FM selaku tenaga pendamping, sedangkan pengelolaan manajemen adalah AAK,” terangnya.
Penetapan letak aktivitas Pamsimas berasas Keputusan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Nomor 6942/KPTS/Mn/2026.
Berdasarkan info nan diperoleh Media Madura, letak pembangunan Pamsimas di 14 desa di 5 kecamatan di Sampang meliputi, Desa Trapang Kecamatan Banyuates, Desa Taman Kecamatan Jrengik, Desa Paopale Laok Kecamatan Ketapang.
Sedangkan di Kecamatan Omben meliputi 7 desa, diantaranya Desa Kamondung, Desa Karang Gayam, Desa Kebun Sareh, Desa Madulang, Desa Rapat Daya, Desa Rapalaok, dan Desa Tambak.
Kemudian di Kecamatan Torjun meliputi 4 desa, ialah Desa Jeruk Porot, Desa Pangongsean, Desa Patapan, dan Desa Patarongan.
Hingga Selasa 6 Oktober 2026, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sampang Siti Muatifah belum menanggapi pertanyaan nan dilayangkan Media Madura.
Begitu pun, Bupati Sampang H Slamet Junaidi tak merespon pertanyaan mengenai program Pamsimas nan menyasar 14 desa di Kabupaten Sampang.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Sampang Baihaki Munir mengaku, belum menerima info resmi mengenai penyelenggaraan program Pamsimas di wilayah Sampang.
”Saya kurang tahu jika Sampang dapat aktivitas Pamsimas, belum ada koordinasi ke kita,” terangnya. (Ryan Hariyanto/

42 menit yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·