Tim pemadam kebakaran berjibaku menjinakkan api nan melalap SDN Rongtengah 5 Sampang. (ISTIMEWA)
SAMPANG || KLIKMADURA – Kebakaran melanda SDN Rongtengah 5 di Jalan Merapi, Kelurahan Rongtengah, Kabupaten Sampang, Selasa (25/8/2026) siang. Ironisnya, peristiwa tersebut terjadi saat sekolah sedang libur sehingga tidak ada aktivitas belajar mengajar.
Kebakaran diketahui penduduk sekitar pukul 12.00 WIB. Kepulan asap tebal terlihat dari bagian belakang sisi selatan gedung sekolah sebelum api kemudian membesar dan merambat ke bagian lain.
Warga nan tinggal tepat di seberang sekolah menjadi salah satu pihak pertama nan mengetahui kejadian tersebut. Mustofa mengatakan, penduduk awalnya memandang asap membumbung tinggi dari belakang gedung sekolah.
“Awalnya ada asap membumbung tinggi nan diketahui berasal dari bagian belakang sebelah selatan sekolah SDN Rongtengah 5, sehingga penduduk nan memandang langsung panik dan segera berceceran mendekati letak kejadian,” kata Mustofa, Selasa (25/8/2026).
Melihat kobaran api semakin besar, penduduk langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Sampang. Warga cemas api merambat ke gedung lain dan permukiman di sekitar sekolah.
“Warga nan panik langsung menelepon unit Damkar Kabupaten Sampang. Alhamdulillah, laporan kami diterima dengan sangat baik dan petugas mobilitas sigap merespons telepon kami untuk memadamkan api di SDN Rongtengah 5,” ujarnya.
Menurut Mustofa, api nan muncul dari sisi selatan sekolah cukup sigap membesar. Kobaran api kemudian merambat hingga membakar sedikitnya tiga ruang kelas.
“Api di bagian selatan sekolah memang cukup besar sehingga sigap merambat dan membakar setidaknya tiga ruang kelas di SDN Rongtengah 5,” ungkapnya.
Petugas Damkar Kabupaten Sampang tiba di letak sekitar pukul 12.10 WIB, alias sekitar 10 menit setelah kebakaran diketahui warga. Pemadaman kemudian dilakukan petugas berbareng masyarakat hingga kobaran api sukses dikendalikan.
Sedikitnya tiga ruang kelas mengalami kerusakan akibat kebakaran tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kondisi sekolah nan sedang libur menjadi salah satu aspek tidak adanya korban dalam kejadian tersebut. Tidak ada siswa maupun pembimbing nan sedang mengikuti aktivitas pembelajaran ketika api mulai membakar bagian belakang sekolah.
Meski demikian, kebakaran tersebut meninggalkan kerusakan pada akomodasi pendidikan. Tiga ruang kelas nan terbakar nantinya kembali dibutuhkan untuk menunjang aktivitas belajar mengajar setelah aktivitas sekolah kembali berjalan.
Hingga buletin ini ditulis, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Nilai kerugian akibat kebakaran nan menghanguskan tiga ruang kelas tersebut juga tetap dalam pendataan. (ali/nda)

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·