Sampah Rumah Tangga Masih Hantui Pasar Pamekasan

4 jam yang lalu 1

PAMEKASAN, koranmadura.com – Persoalan kebersihan tetap menjadi salah satu tantangan di pasar tradisional nan berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan terus meningkatkan kebersihan pasar tradisional melalui beragam kegiatan, termasuk kerja hormat rutin.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Disperindag Pamekasan, Handiko Bayuadi, mengatakan persoalan kebersihan menjadi masalah nan umum terjadi di pasar tradisional.

“Permasalahan pasar nyaris sama, salah satunya kebersihan,” ungkap Handiko Bayuadi, Senin, 5 Oktober 2026.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Disperindag rutin menggelar kerja hormat satu minggu sekali. Kegiatan tersebut telah melangkah nyaris satu tahun.

Pembersihan pasar juga dilakukan pada pagi dan siang hari setelah aktivitas perdagangan selesai.

“Alhamdulillah, kondisi pasar lebih baik dari sisi kebersihan,” ujarnya.

Namun, persoalan sampah tidak hanya berasal dari aktivitas perdagangan di dalam pasar. Sebagian masyarakat sekitar tetap membuang sampah rumah tangga ke tempat pembuangan sementara (TPS) nan berada di area pasar.

Kondisi tersebut membikin volume sampah di TPS pasar menjadi berlebih.

“Masih ada sampah rumah tangga nan dibuang ke TPS pasar,” jelasnya.

Ke depan, Disperindag bakal memperkuat sarana kebersihan dengan menambah bak sampah dan kendaraan roda tiga. Kendaraan tersebut nantinya digunakan untuk mengangkut sampah dari setiap area menuju TPS.

Menurut Handiko, penambahan sarana tersebut tetap memerlukan support anggaran agar pengelolaan kebersihan pasar dapat dilakukan secara maksimal.

“Semua sarana itu perlu ditunjang anggaran nan memadai,” pungkasnya. (SUDUR/DIK)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0