Kekeringan masih Melanda, Bupati Sumenep Pastikan Bantuan Air Bersih Berlanjut

57 menit yang lalu 1
KM/IST | JAGA KEBUTUHAN: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memantau penyaluran support air bersih kepada masyarakat Desa Langsar, Kecamatan Saronggi.

KABAR MADURA | Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memantau langsung support air bersih kepada masyarakat Desa Langsar, Kecamatan Saronggi. Bantuan tersebut mulai dilaksanakan menyusul banyaknya penduduk nan terdampak kekeringan di Sumenep akibat tandus panjang di pertengahan tahun 2026 ini.

Kehadiran Fauzi di tengah penduduk menjadi corak perhatian pemerintah terhadap masyarakat nan mulai kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan. Tidak hanya memberi bantuan, Fauzi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi perhatian pemerintah, terutama penduduk nan berada di wilayah terdampak kekeringan. 

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, pemerintah kudu datang ketika masyarakat mengalami kesulitan,” ujar Fauzi. 

Menurutnya, penyaluran air bersih merupakan langkah sigap nan dilakukan pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama sumber air penduduk mengalami keterbatasan. 

Jajarannya juga diminta  terus memantau kondisi wilayah nan terdampak kekeringan. Penanganan tidak boleh berakhir hanya pada satu kali distribusi, tetapi kudu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus berupaya memastikan pengedaran air bersih menjangkau wilayah nan membutuhkan, sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah musim kemarau. 

“Kami terus melakukan pemantauan. Jika masyarakat membutuhkan, tentu pemerintah bakal berupaya memberikan bantuan,” tegasnya. 

Bagi penduduk Desa Langsar, kehadiran support air bersih tersebut menjadi angin segar di tengah kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan rumah tangga. 

“Langkah Bupati Fauzi turun langsung ke lapangan pertanda komitmen Pemkab Sumenep untuk tidak membiarkan masyarakat menghadapi persoalan kekeringan sendirian,” ujar Yunda salah satu penduduk Desa Langsar. (ara/waw)

Iklan Madura United

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0