BANGKALAN, koranmadura.com – Rumah milik Fathol Arief di Jalan Raya Tunjung, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, dibobol maling pada Sabtu, 3 Oktober 2026, pukul 08.30 WIB.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi nan merupakan tetangga korban, tindakan pembobolan tersebut diduga dilakukan oleh empat orang.
Menurut Fathol, rumah tersebut memang jarang ditempati lantaran dirinya bekerja dan tinggal sementara di Surabaya. Ia hanya pulang sekitar satu kali dalam sepekan untuk mengecek kondisi rumah.
“Saya memang tinggal di Surabaya lantaran pekerjaan, jadi rumah itu kosong. Mungkin sudah lama diincar,” katanya, Senin, 5 Oktober 2026.
Dirinya mengaku kaget saat dihubungi tetangganya bahwa rumahnya dibobol maling. Arief kemudian pulang dan mengecek kondisi rumah. Saat tiba, kondisi rumah sudah berantakan.
“Pintunya dibobol dan beberapa peralatan nan lenyap seperti jet pump air sumur, Sanyo, dua sangkar burung beo dan sangkar ayam Coker, satu unit AC window kotak, dan vakum debu,” ulasnya.
Jika dikalkulasi, kerugian nan dialami mencapai Rp75 juta. Arief telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bangkalan. Ia menyebut ada sejumlah orang nan dicurigai dan berambisi pelaku segera ditangkap.
“Saya berprasangka barang-barang itu dijual untuk membeli narkoba jenis sabu,” tutupnya. (MAHMUD/DIK)

5 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·