BANGKALAN, koranmadura.com – Musibah kebakaran dahsyat meratakan rumah milik pasangan suami istri Abd. Rohim dan Hj. Waqiah di Desa Mandung, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Selasa, 25 Agustus 2026 sekitar pukul 22.30 WIB malam.
Peristiwa pilu tersebut bermulai saat Abd. Rohim tengah bersantai di teras rumah. Secara mengejutkan, sang istri mendengar bunyi gemertak percikan api dari area langit-langit plafon. Saat ditinjau, gumpalan api telah bertumbangan dan membakar lemari serta kulkas.
Eskalasi kobaran api semakin dahsyat setelah perangkat lemari es dilaporkan mendadak meledak. Api dalam sekejap menjalar liar dan menghanguskan seluruh bentuk gedung rumah beserta peralatan berbobot di dalamnya.
Sontak pemilik rumah berteriak panik meminta pertolongan. Puluhan penduduk sekitar beramai-ramai mendatangi letak dan bergotong-royong menjinakkan si jago merah memakai peralatan seadanya.
Namun lantaran material gedung mudah terbakar, api begitu sigap merambat hingga melalap lenyap seluruh struktur rumah hingga roboh ke tanah.
Sahid, salah seorang saksi mata di letak kejadian menduga kuat pemicu amukan api berasal dari arus pendek listrik.
“Api awalnya terdengar dari atas plafon, kemudian jatuh ke lemari dan lemari es hingga api sigap membesar,” ujar Sahid.
Kendati musibah ini menelan kerugian material nan dahsyat bagi Abd. Rohim dan Hj. Waqiah, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini.
“Alhamdulillah, berasas laporan sementara tidak ada korban jiwa. Namun kerugian material dan dampaknya terhadap family korban tentu sangat berat,” pungkas Sahid. (Mahmud/Fine)

3 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·