MH Said Abdullah Bantu Modal Usaha Maskinah, Wujud Kepedulian Nyata kepada Kader PDI Perjuangan 

2 jam yang lalu 3

KABAR MADURA | Selain memberikan support berupa pembaharuan rumah tidak kayak huni di Pulau/Kecamatan Raas, kepedulian terhadap kader nan berjuang memenuhi kebutuhan family ditunjukkan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah.

Anggota DPR RI tersebut memberikan support modal upaya kepada Maskinah, kader PDI Perjuangan di Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, nan sehari-hari berjuang mengembangkan upaya warung sederhana.

Bantuan tersebut menjadi corak perhatian MH Said Abdullah terhadap perjuangan kader di tingkat akar rumput. Di tengah keterbatasan, Maskinah tetap berupaya menghidupi keluarganya melalui upaya warung nan menjual gorengan, minuman, dan soto, sekaligus menekuni pekerjaan menjahit.

Perjuangan Maskinah menarik perhatian Said Abdullah setelah foto dirinya berdagang dengan mengenakan seragam PDI Perjuangan sampai kepada politikus senior tersebut. Foto itu menggambarkan sosok kader nan tetap berjuang mencari nafkah tanpa meninggalkan aktivitas dan identitas kepartaiannya.

Merespons perihal tersebut, Said Abdullah langsung meminta tenaga mahir dan staf khususnya di Sumenep untuk memberikan support pengembangan modal upaya kepada Maskinah.

Tenaga Ahli Said Abdullah, M. Fauzi, mengatakan support itu merupakan bentuk kepedulian sekaligus apresiasi atas dedikasi Maskinah, baik kepada partai maupun keluarganya.

“Bantuan ini merupakan corak kepedulian Bapak Said Abdullah kepada Maskinah,” ujarnya setelah menyerahkan bantuan, Minggu (18/10/2026).

Menurut Fauzi, perhatian tersebut diharapkan tidak sekadar membantu memenuhi kebutuhan modal, tetapi juga menjadi penyemangat bagi Maskinah untuk terus mengembangkan upaya nan telah dirintisnya.

“Semoga dengan support modal upaya dari Bapak Said Abdullah ini, ke depan upaya Maskinah semakin maju, lebih produktif, dan berkembang,” tambahnya.

Maskinah diketahui mulai berdagang sekitar setahun lalu. Sebelumnya, laki-laki kelahiran 1987 tersebut telah lebih dulu menekuni pekerjaan menjahit. Kedua pekerjaan itu dijalani demi memenuhi kebutuhan hidup berbareng kedua anaknya.

Namun, perjalanan mengembangkan upaya warung bukan tanpa tantangan. Maskinah mengakui, upaya nan dirintisnya belum menunjukkan perkembangan signifikan lantaran tetap memerlukan tambahan modal.

Karena itu, support dari Said Abdullah menjadi support berfaedah bagi Maskinah untuk memperkuat usahanya. Tambahan modal tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menambah kebutuhan dagangan dan meningkatkan keahlian warung dalam melayani pembeli.

Maskinah pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian nan diberikan kepadanya dan keluarga.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Said Abdullah nan sudah memberikan support modal upaya kepada saya dan keluarga,” ungkap Maskinah saat diwawancarai.

Dia memastikan support tersebut bakal dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengembangkan warungnya. Baginya, support itu bukan hanya tambahan modal, melainkan juga amanah nan kudu dijaga dan digunakan secara bertanggung jawab.

“Bantuan ini tentu bakal kami manfaatkan sebaik mungkin untuk mengembangkan warung. Karena ini merupakan amanah dari Bapak Said Abdullah,” imbuhnya.

Di lingkungan PDI Perjuangan, Maskinah bukanlah kader baru. Ia mengaku telah aktif di partai berlambang banteng dengan moncong putih tersebut sejak sekitar tahun 2015.

“Saya aktif di PDI Perjuangan sejak pak Fauzi Wongsojudo tetap masih wabup,” pungkasnya. (ara/ong)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0