Pamekasan, (Media Madura) – Madura United resmi memperkenalkan tiga jersey terbarunya untuk mengarungi kejuaraan musim 2026/2027. Jersey home, away, dan third tersebut mengusung kreasi nan tidak hanya menonjolkan identitas klub, tetapi juga sarat dengan filosofi budaya dan kehidupan masyarakat Madura.
Peluncuran jersey dilakukan pada 28 Agustus 2026. Dalam rilis resminya, Madura United menyebut jersey terbaru tersebut merupakan hasil kerja sama dengan XTEN Indonesia sebagai Official Apparel Partner.
Ketiga jersey itu membawa pesan tentang keberanian, keteguhan, serta dedikasi seluruh suporter Madura Bersatu dalam mendukung perjuangan Laskar Sape Kerrab di pentas sepak bola nasional.
Untuk jersey home, Madura United mengadaptasi pola loreng merah putih nan terinspirasi dari baju budaya pesa’an. Motif tersebut menjadi simbol keterikatan klub dengan budaya dan tradisi lokal Madura.
Warna merah dan putih juga mempunyai makna tersendiri. Merah melambangkan keberanian serta semangat juang masyarakat Madura nan pantang menyerah, sedangkan putih merepresentasikan kesucian, ketulusan hati, dan kejujuran.
Sementara warna hitam menjadi simbol keteguhan jiwa dan identitas budaya nan tidak tergoyahkan.
Jersey home juga dilengkapi tekstur bermotif Pulau Madura. Selain memperkuat identitas daerah, tekstur tersebut dirancang untuk memadukan unsur ventilasi udara pada jersey.
Sementara itu, jersey away mengambil inspirasi dari struktur petak-petak simetris tambak garam. Pola tersebut menggambarkan fondasi nan kokoh, disiplin, dan keteraturan dalam bertanding.
Setiap petak dimaknai sebagai garis perjuangan nan menggambarkan kerja keras para petani garam Madura, nan dengan sabar memadatkan tanah sebelum menghasilkan kristal garam nan berharga.
Jersey away juga mengusung nuansa merah-hitam nan merepresentasikan kerasnya perjuangan, ketangguhan, serta injakan bumi nan kuat. Sentuhan tersebut sekaligus memberikan kesan mewah pada kreasi jersey.
Adapun jersey third datang dengan kekuasaan warna hitam pekat. Warna tersebut mempunyai makna kuat dalam budaya dan falsafah hidup masyarakat Madura, ialah ketegasan, ketangguhan, serta kerendahan hati.
Pada bagian kerah dan lengan jersey third terdapat gelombang putih nan menyerupai degub nadi. Desain itu menggambarkan perjalanan nan penuh dinamika, dengan puncak kejayaan dan lembah tantangan sebagai bagian dari proses perjuangan.
Sementara garis putih pada bagian badan menjadi simbol persatuan antara klub, pemain, dan suporter. Ketiganya digambarkan berdiri sejajar serta merangkul visi, sejarah, dan kebanggaan nan sama.
Melalui kreasi tersebut, Madura United mau menegaskan pesan Never Walk Alone, bahwa klub, pemain, dan suporter bakal terus melangkah bersama, baik ketika meraih kemenangan maupun saat berada dalam keterpurukan. (Znl/Arif)

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·