KSMI Pamekasan Gelar Kejurkab, Jaring Atlet Mini Soccer Menuju Porprov Jatim

1 jam yang lalu 1

Ketua KSMI Pamekasan, Mahfud berbareng jejeran pengurus dan undangan saat pembukaan Kejurkab Mini Soccer di Puri Dewata Mini Soccer (PDMS) Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Komite Sepak Bola Mini Seluruh Indonesia (KSMI) Pamekasan menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab). Hal tersebut dilakukan untuk menjaring atlet potensial nan diproyeksikan memperkuat kontingen Pamekasan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-X.

Kejurkab tersebut berjalan di Lapangan Mini Soccer Puri Dewata, Pamekasan. Ajang ini diikuti 16 tim dari sekolah tingkat SMA sederajat di Kabupaten Pamekasan.

Ketua KSMI Pamekasan, Mahfud, mengatakan Kejurkab menjadi salah satu langkah strategis untuk mempermudah tim seleksi dalam memandang keahlian dan potensi atlet secara langsung.

“Seleksi kami lakukan melalui Kejurkab. Dari sini kami bisa memandang potensi pemain nan layak masuk dalam tim Porprov Jawa Timur,” katanya.

Menurutnya, pertandingan secara langsung memberikan gambaran lebih objektif mengenai keahlian masing-masing pemain, baik dari sisi teknik, fisik, maupun kerja sama tim.

“Dengan sistem seleksi melalui kompetisi, tim seleksi lebih mudah memantau keahlian setiap atlet. Pemain nan mempunyai potensi bakal kami catat dan dipantau lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan, Kuswanto, mengapresiasi langkah KSMI Pamekasan nan menjadikan Kejurkab sebagai sarana penjaringan atlet.

Ia menilai turnamen tersebut dapat menjadi wadah untuk menemukan bibit-bibit atlet mini soccer nan berpotensi dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.

“Langkah seleksi atlet melalui Kejurkab ini sangat baik. Melalui turnamen seperti ini, kita bisa memandang dan menjaring atlet-atlet nan berpotensi untuk ditampilkan pada Porprov nanti,” ucapnya.

Kuswanto mengingatkan, agar jejeran pengurus KSMI Pamekasan terus melakukan koordinasi dengan pihak mengenai di tingkat Provinsi Jawa Timur. Hal itu sangat penting, terutama untuk memastikan ketentuan usia atlet nan bakal dipertandingkan pada Porprov mendatang.

“Pengurus KSMI Pamekasan kudu sering berkoordinasi dengan pihak provinsi mengenai izin dan batas usia atlet nan bakal ditampilkan dalam kejuaraan Porprov,” tuturnya.

Ia berambisi para pembimbing dari masing-masing sekolah dapat memberikan pembinaan secara maksimal kepada para pemain nan mengikuti Kejurkab.

“Saya percaya para pembimbing dapat membimbing anak didiknya masing-masing sehingga nantinya dapat melahirkan atlet-atlet nan bagus dan bisa membawa nama baik Pamekasan,” tandasnya. (ibl/nda).

Selengkapnya