Kekeringan Jadi Masalah Tahunan, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Tawarkan Solusi Jangka Panjang

52 menit yang lalu 1
KM/DEWI FITRIA | Moh. Ismail: Wakil Ketua DPRD Pamekasan

KABAR MADURA | Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Moh. Ismail mengatakan, musibah kekeringan nan rutin melanda di Pamekasan saat musim tandus memerlukan penanganan jangka panjang. Krisis air bersih nan dialami masyarakat tidak cukup hanya diselesaikan melalui pendistribusian air secara insidental saat tandus tiba. 

Menurutnya, pemerintah wilayah perlu menyiapkan tandon-tandon penampungan air berkapasitas besar di tingkat dusun maupun desa.

“Kalau di letak tersebut memang tidak ada sumber mata air, siapkan tandon-tandon besar di dusun alias desa itu. Jadi pemerintah tinggal mengisi air ke sana secara rutin, dan masyarakat bisa mengambil sesuai kebutuhan tanpa kudu menunggu kondisi darurat,” ujarnya, Jumat (16/10/2026).

Dia juga mengatakan, bahwa selain penyediaan tandon air, Ismail juga menyoroti pentingnya langkah pengetesan dan pengeboran titik sumber air baru pada wilayah nan mempunyai potensi air tanah. 

“Nah, Langkah itulah berbobot bisa mengurangi ketergantungan penduduk terhadap support armada tangki air,” tambahnya.

Ismail mengusulkan agar konsep Kecamatan Tangguh Bencana segera direalisasikan dan dimaksimalkan. Dengan melibatkan perangkat desa dan pihak kecamatan, pemetaan kebutuhan logistik, perkiraan volume air bersih, hingga armada nan dibutuhkan dapat dihitung dan diantisipasi lebih awal.

“Jadi kami mendorong kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta lembaga mengenai untuk memperkuat prasarana penampungan air dan pemetaan potensi sumber mata air di wilayah nan rawan,” tutupnya. (fit/waw)

Iklan Madura United

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0