JJS Politik DPRD Sumenep Jadi Cara Baru Lebih Dekat dengan Rakyat

9 jam yang lalu 1

Sumenep, Penamadura.com – Kegiatan Jalan-Jalan Sehat (JJS) Politik DPRD Kabupaten Sumenep, Minggu (18/10/2026), menjadi salah satu upaya menghadirkan wajah parlemen nan lebih terbuka dan dekat dengan masyarakat.

Ribuan peserta dari beragam kalangan memadati area Taman Potre Koneng alias Taman Bunga Sumenep untuk mengikuti aktivitas nan digelar dalam rangka memperingati Hari Parlemen 2026 tersebut.

Anggota DPRD Sumenep, Ahmad Yazid, mengatakan JJS Politik bukan sekadar aktivitas olahraga bersama, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat tanpa sekat formalitas.

Menurutnya, parlemen selama ini kerap identik dengan gedung, rapat, dan beragam agenda resmi. Melalui aktivitas nan melibatkan masyarakat secara langsung, DPRD mau menghadirkan suasana hubungan nan lebih santuy dan terbuka.

“Kita mau memberikan warna baru wajah parlemen agar lebih dekat dengan masyarakat. DPRD itu bukan hanya di dalam gedung, tapi kudu datang di tengah-tengah rakyat, berkeringat berbareng rakyat,” ujar Yazid.

Ia menilai, kedekatan antara wakil rakyat dan masyarakat krusial untuk membangun komunikasi nan lebih baik. Dengan hubungan langsung, penduduk diharapkan lebih leluasa menyampaikan aspirasi maupun persoalan nan mereka hadapi.

“Kalau parlemennya dekat, masyarakat tidak bakal sungkan untuk menyampaikan aspirasinya. JJS Politik ini adalah jembatan. Kita jalan bareng, sehat bareng, tertawa bareng, tanpa sekat antara majelis dan warga,” tegasnya.

Yazid menambahkan, aktivitas nan dikemas melalui olahraga dan kebersamaan dapat menjadi pengganti untuk mempererat hubungan antara lembaga legislatif dan masyarakat.

Menurutnya, komunikasi politik tidak kudu selalu berjalan melalui forum resmi. Pertemuan dalam suasana santuy juga dapat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan para wakilnya.

Antusiasme peserta nan datang sejak pagi, lanjutnya, menjadi momentum untuk memperkuat pendekatan nan lebih humanis dalam kehidupan politik daerah.

“Ini bukti jika politik itu tidak kudu tegang dan kaku. Politik bisa menyehatkan, politik bisa membahagiakan. Dan itu nan mau kita bangun di DPRD Sumenep periode ini,” katanya.

Kegiatan tersebut diikuti beragam golongan masyarakat, mulai dari pelajar, komunitas, ibu rumah tangga hingga pelaku upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kehadiran peserta dari beragam latar belakang turut memberikan ruang perjumpaan antara masyarakat dan unsur parlemen dalam suasana kebersamaan.

JJS Politik DPRD Sumenep juga menjadi bagian dari peringatan Hari Parlemen 2026. Panitia sebelumnya mengumumkan aktivitas tersebut terbuka bagi masyarakat dengan beragam bingkisan nan disiapkan untuk peserta.

Namun, di luar kemeriahan acara, pesan nan disampaikan Ahmad Yazid menitikberatkan pentingnya membangun hubungan nan berkepanjangan antara wakil rakyat dan konstituennya.

Kedekatan tersebut diharapkan tidak berakhir pada aktivitas seremonial, tetapi juga tercermin dalam kesediaan personil legislatif mendengarkan aspirasi serta memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui tugas dan kegunaan kedewanan.

Dengan komunikasi nan terbuka, masyarakat mempunyai ruang lebih luas untuk menyampaikan kebutuhan dan persoalan di lingkungannya. Di sisi lain, wakil rakyat dapat memperoleh gambaran langsung mengenai beragam aspirasi nan berkembang di tengah masyarakat.

Melalui JJS Politik, DPRD Sumenep diharapkan dapat terus mendorong pola komunikasi nan lebih inklusif sehingga hubungan antara parlemen dan masyarakat semakin terbuka, dekat, dan partisipatif.

Views: 2

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0